SITUBONDO. Presiden Joko Widodo telah mengumumkan bahwa kuota haji Indonesia tahun 2017 menjadi 221.000 jemaah. Ada kenaikan kuota yang cukup signifikan di tahun ini, yaitu 52.200 jemaah. Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengaku bersyukur dengan kenaikan ini. Menurutnya, peningkatan ini sangat berarti karena sudah empat tahun kuota Indonesia dipotong 20% hanya tinggal 168.800 jemaah. "Mudah-mudahan ini akan semakin memperpendek antrian para calon jamaah haji Indonesia," kata Menag pada siaran tertulisnya, Kamis (12/1) Menurut Menag, antrian jemaah haji Indonesia saat ini cukup panjang, meski berbeda-beda antar provinsi. Ditanya soal pemanfaatan kuota, Menag mengatakan bahwa itu akan diprioritaskan bagi yang belum berhaji. Menag berharap jemaah yang sudah pernah berhaji untuk bisa berbesar hati memberikan kesempatan kepada sesama saudaranya yang belum berhaji.
Kemenag prioritaskan jemaah yang belum berhaji
SITUBONDO. Presiden Joko Widodo telah mengumumkan bahwa kuota haji Indonesia tahun 2017 menjadi 221.000 jemaah. Ada kenaikan kuota yang cukup signifikan di tahun ini, yaitu 52.200 jemaah. Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengaku bersyukur dengan kenaikan ini. Menurutnya, peningkatan ini sangat berarti karena sudah empat tahun kuota Indonesia dipotong 20% hanya tinggal 168.800 jemaah. "Mudah-mudahan ini akan semakin memperpendek antrian para calon jamaah haji Indonesia," kata Menag pada siaran tertulisnya, Kamis (12/1) Menurut Menag, antrian jemaah haji Indonesia saat ini cukup panjang, meski berbeda-beda antar provinsi. Ditanya soal pemanfaatan kuota, Menag mengatakan bahwa itu akan diprioritaskan bagi yang belum berhaji. Menag berharap jemaah yang sudah pernah berhaji untuk bisa berbesar hati memberikan kesempatan kepada sesama saudaranya yang belum berhaji.