Kemendag Godok Indonesia-GCC FTA Rampung 2026, Bidik Ekspor Tumbuh 17,4%



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah RI melalui Kementerian Perdagangan (Kemendag) telah melanjutkan perundingan Persetujuan Perdagangan Bebas Indonesia-Gulf Cooperation Council/GCC (Indonesia-GCC FTA) putaran ke-4 di Riyadh, Arab Saudi pada 18-23 Januari 2026.

Adapun perjanjian yang ditargetkan rampung pada 2026 ini diharapkan dapat menumbuhkan ekspor hingga 17,4% terutama pada sektor peralatan elektronik, kulit, produk logam, manufaktur, dan tekstil.

Kemendag berharap Indonesia-GCC FTA juga dapat meningkatkan ekspor jasa perhubungan udara dan jasa bisnis ke Timur Tengah, Afrika, dan Eropa.


Direktur Jenderal Perundingan Perdagangan Internasional Kementerian Perdagangan RI, Djatmiko Bris Wijtaksono, menyampaikan bahwa pemerintah optimistis dinamika pembahasan yang konstruktif dapat dipercepat, sehingga penyelesaian substantif Indonesia-GCC FTA pada 2026 dapat tercapai.

Baca Juga: Indonesia-GCC Pasang Target Rampungkan Perundingan FTA pada Akhir 2025

"Kesepakatan ini akan memperkuat kemitraan ekonomi Indonesia-GCC untuk jangka panjang,” ujar Djatmiko dalam keterangan resmi, Sabtu (24/1/2026).

Pelaksanaan putaran ke-4 ini, lanjutnya, difokuskan kepada negosiasi isu-isu inti yang meliputi perdagangan barang, perdagangan jasa, investasi, dan ketentuan asal barang. Penguatan kerja sama ekonomi ekonomi Islam dan sektor halal juga disebut telah dinegosiasikan.

Asal tahu saja, GCC beranggotakan enam negara di kawasan Teluk, yaitu Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Kuwait, Bahrain, Oman, dan Qatar. Perundingan Indonesia-GCC FTA resmi diluncurkan pada 31 Juli 2024. 

Baca Juga: Ekonom: I-EAEU-FTA Paling Potensial Bawa Untung untuk Indonesia

Perundingan ini menjadi perjanjian dagang ketiga bagi Indonesia dengan mitra dagang di kawasan Timur Tengah setelah Indonesia-United Arab Emirates Comprehensive Economic Partnership Agreement (CEPA) dan Indonesia-Iran Preferential Trade Agreement (PTA).

Berdasarkan catatan Kemendag, pada periode Januari–November 2025, total perdagangan Indonesia-GCC tercatat sebesar US$ 15,45 miliar. Nilai ekspor Indonesia ke GCC mencapai US$ 7,59 miliar, sedangkan impor Indonesia dari GCC sebesar US$ 7,86 miliar.

Baca Juga: Mendag Dorong Penjajakan Produk RI ke Belarusia untuk Maksimalkan Indonesia-EAEU FTA

Selanjutnya: Klasemen Liga Inggris 2025-2026 Pekan 23, Arsenal Kalah 2-3 Oleh Man United

Menarik Dibaca: Bahan Alami untuk Ginjal Sehat, Asam Urat Normal: Rahasia Alami Cegah Komplikasi

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News