KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah menilai perluasan cakupan European Union Deforestation Regulation (EUDR) terhadap produk turunan minyak sawit, tidak akan berdampak sebesar yang dikhawatirkan terhadap industri hilir nasional. Pasalnya, industri oleokimia Indonesia dinilai telah memiliki daya saing tinggi, dan lebih siap memenuhi standar keberlanjutan yang dipersyaratkan pasar global. Kepala Biro Humas Kementerian Perdagangan Ni Made Kusuma Dewi mengatakan EUDR memang berpotensi mempengaruhi ekspor minyak sawit dan turunannya. Karena aturan tersebut tidak hanya mengatur crude palm oil (CPO), tetapi juga berbagai produk hilir berbasis sawit. Pelaku usaha diwajibkan memastikan seluruh rantai pasok memenuhi aspek legalitas, ketertelusuran (traceability), dan bebas deforestasi.
Kemendag: Produk Hilir Sawit Lebih Tangguh Hadapi Aturan Baru Uni Eropa
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah menilai perluasan cakupan European Union Deforestation Regulation (EUDR) terhadap produk turunan minyak sawit, tidak akan berdampak sebesar yang dikhawatirkan terhadap industri hilir nasional. Pasalnya, industri oleokimia Indonesia dinilai telah memiliki daya saing tinggi, dan lebih siap memenuhi standar keberlanjutan yang dipersyaratkan pasar global. Kepala Biro Humas Kementerian Perdagangan Ni Made Kusuma Dewi mengatakan EUDR memang berpotensi mempengaruhi ekspor minyak sawit dan turunannya. Karena aturan tersebut tidak hanya mengatur crude palm oil (CPO), tetapi juga berbagai produk hilir berbasis sawit. Pelaku usaha diwajibkan memastikan seluruh rantai pasok memenuhi aspek legalitas, ketertelusuran (traceability), dan bebas deforestasi.