Kemendag: Surplus Dagang Maret 2026 Ditopang Ekspor Nonmigas



KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Kementerian Perdagangan (Kemendag) mencatat, neraca perdagangan Indonesia pada Maret 2026 mengalami surplus sebesar US$ 3,32 miliar.

Menteri Perdagangan Budi Santoso mengatakan, surplus tersebut terutama ditopang oleh kinerja sektor nonmigas yang mencatatkan surplus sebesar US$ 5,21 miliar, meskipun sektor migas masih mengalami defisit sebesar US$ 1,89 miliar.

Baca Juga: Harga Avtur Naik di Sejumlah Bandara, Pertamina Jamin Pasokan Aman


“Ekspor nonmigas menopang kinerja perdagangan Januari–Maret 2026, khususnya dari sektor industri pengolahan yang semakin berdaya saing di pasar global,” ujar Budi dalam keterangannya, Selasa (5/5/2026).

Secara kumulatif, neraca perdagangan Indonesia sepanjang Januari–Maret 2026 mencatat surplus sebesar US$ 5,55 miliar.

Nilai tersebut berasal dari surplus nonmigas sebesar US$ 10,63 miliar yang mengompensasi defisit migas sebesar US$ 5,08 miliar.

Surplus nonmigas ditopang oleh tiga komoditas utama. Lemak dan minyak hewani atau nabati mencatat surplus terbesar senilai US$ 8,68 miliar, disusul bahan bakar mineral sebesar US$ 6,22 miliar, serta besi dan baja sebesar US$ 4,29 miliar.

Dari sisi mitra dagang, surplus nonmigas terbesar Indonesia pada periode tersebut berasal dari Amerika Serikat (AS) dengan nilai US$ 5,06 miliar. Selanjutnya disusul India sebesar US$ 3,36 miliar dan Filipina sebesar US$ 2,05 miliar.

Baca Juga: Perluas Akses Pasar Indonesia dan Vietnam, Win&Co Group (COCO) Akuisisi Momogi Group

Sementara itu, defisit nonmigas terdalam tercatat dengan Tiongkok sebesar US$ 5,52 miliar, diikuti Australia sebesar US$ 2,38 miliar, dan Prancis sebesar US$ 0,63 miliar.

Adapun total ekspor Indonesia pada kuartal I-2026 mencapai US$ 66,85 miliar atau tumbuh tipis 0,34% secara tahunan (year on year/YoY).

Kinerja tersebut terutama ditopang oleh ekspor nonmigas yang meningkat 0,98% YoY menjadi US$ 63,60 miliar. Sebaliknya, ekspor migas turun 10,58% YoY menjadi US$ 3,25 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News