Kemenhaj Minta Maaf, Sejumlah Bagasi Jemaah Haji Indonesia Belum Tiba di Tanah Air



KONTAN.CO.ID – MADINAH. Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) menyampaikan permohonan maaf kepada jemaah haji Indonesia yang bagasinya belum tiba bersamaan dengan penerbangan kepulangan dari Arab Saudi ke Tanah Air.

Juru Bicara Kemenhaj Maria Assegaff mengatakan, pihaknya masih menerima sejumlah laporan terkait bagasi jemaah yang belum terangkut dalam penerbangan asal akibat kendala operasional penerbangan.

Baca Juga: BGN Evaluasi Program MBG, Tak Lagi Kejar Target 82,9 Juta Penerima


Akibat kondisi tersebut, sejumlah jemaah telah lebih dahulu tiba di Indonesia, sementara bagasi mereka masih dalam proses pengiriman dari Arab Saudi.

“Atas ketidaknyamanan tersebut kami menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada para jemaah dan keluarga,” ujar Maria dalam konferensi pers, Minggu (7/6/2026).

Maria mengatakan pemerintah memahami bahwa bagasi merupakan bagian penting dari perjalanan ibadah haji.

Karena itu, keterlambatan pengiriman bagasi dapat menimbulkan kekhawatiran bagi jemaah maupun keluarga yang menunggu di Tanah Air.

Baca Juga: Anggota Komisi XIII DPR RI Desak Audit Nasional Usai Skandal Korupsi Imigrasi

Meski demikian, Kemenhaj memastikan proses penanganan terus dilakukan. Sejak menerima laporan keterlambatan bagasi,

Perwakilan Pemerintah Indonesia (PPI) Arab Saudi melalui petugas bandara terus berkoordinasi secara intensif dengan maskapai Saudi Airlines untuk mempercepat pengiriman bagasi yang tertunda.

Menurut Maria, pemerintah mengawal proses tersebut secara serius guna memastikan seluruh bagasi dapat diterima oleh pemiliknya dalam kondisi aman.

"PPI Arab Saudi melalui petugas bandara terus berkontak intensif dengan pihak Saudi Airlines untuk mempercepat proses pengiriman bagasi yang belum terangkut. Kami terus mengawal proses ini secara serius sampai seluruh bagasi bisa sampai ke tangan jemaah dengan aman," jelasnya.

Kemenhaj juga mengimbau para jemaah yang hingga kini belum menerima bagasinya agar tetap tenang.

Baca Juga: Terminal Hijrah Jadi Gerbang Verifikasi Jemaah Haji Sebelum Masuk Hotel di Madinah

Pemerintah bersama maskapai penerbangan terus melakukan berbagai upaya percepatan agar seluruh bagasi yang tertinggal dapat segera tiba di Indonesia dan disalurkan kepada pemiliknya.

Maria menegaskan bahwa pemerintah berkomitmen menyelesaikan persoalan tersebut hingga seluruh bagasi jemaah yang tertunda berhasil dikirim dan diterima oleh masing-masing pemilik tanpa kendala.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News