KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Kementerian Haji dan Umroh berencana membagikan kartu nusuk bagi jamaah haji Indonesia yang akan berangkat pada 1447 Hijriah atau 2026 Masehi, setelah pada tahun-tahun sebelumnya dibagikan saat jamaah sudah di Arab Saudi. Untuk diketahui, kartu nusuk adalah identitas wajib jamaah haji asal Indonesia untuk masuk Makkah, Masjidil Haram, dan ikut puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna). Staf Teknis Urusan Haji KJRI Jeddah, Hasyim bin Salim Hilaby menyampaikan, upaya tersebut dilakukan agar jemaah haji Indonesia merasa lebih tenang karena telah menerima Kartu Nusuk sebelum keberangkatan.
Kemenhaj Pastikan Bagikan Kartu Nusuk Haji Sejak di Tanah Air
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Kementerian Haji dan Umroh berencana membagikan kartu nusuk bagi jamaah haji Indonesia yang akan berangkat pada 1447 Hijriah atau 2026 Masehi, setelah pada tahun-tahun sebelumnya dibagikan saat jamaah sudah di Arab Saudi. Untuk diketahui, kartu nusuk adalah identitas wajib jamaah haji asal Indonesia untuk masuk Makkah, Masjidil Haram, dan ikut puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna). Staf Teknis Urusan Haji KJRI Jeddah, Hasyim bin Salim Hilaby menyampaikan, upaya tersebut dilakukan agar jemaah haji Indonesia merasa lebih tenang karena telah menerima Kartu Nusuk sebelum keberangkatan.