Kemenhub minta maaf atas kasus pilot Citilink



JAKARTA. Kementerian Perhubungan (Kemenhub) angkat bicara menyoroti kasus dugaan pilot maskapai Citilink yang diduga mabuk saat bertugas. Kemenhub menyampaikan permohonan maaf atas peristiwa tersebut.

Saat ini, Kemenhub melalui Ditjen Perhubungan Udara sedang melakukan pemeriksaan kesehatan lengkap dan teliti terhadap pilot tersebut dan sampai hasil pemeriksaan belum ditetapkan pilot dilarang terbang (grounded).

“Kemenhub juga  menginstruksikan kepada Manajemen Citilink untuk mengambil langkah yang tegas kepada yang bersangkutan,” kata Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenhub Bambang S Ervan, Kamis (29/12).


Bambang menuturkan apabila hasil pemeriksaan kesehatan dan pelaksanaan prosedur secara sistematis ditemukan pelanggaran kepada yang bersangkutan akan dikenakan sanksi keras.

“Kementerian Perhubungan selalu tegas terhadap pelanggaran yang dilakukan oleh awak pesawat yang dapat membahayakan keselamatan dan keamanan penerbangan,” paparnya.

Sebelumnya, seorang pengguna Twitter pada Rabu (28/12) pagi menuliskan bahwa pilot penerbangan Citilink rute Surabaya - Jakarta yang ditumpanginya mabuk sebelum take off.

Menurut akun tersebut, dugaan pilot yang mabuk itu berdasar suara pilot yang terdengar ngelantur saat memberikan pengumuman melalui public announcer (PA) di dalam kabin pesawat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Yudho Winarto