Kemenhub Siapkan 2.882 Kursi Mudik Gratis Nataru 2026/2027, Cek Jadwalnya



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyiapkan 2.882 kursi dalam program mudik gratis untuk periode Natal 2026 dan Tahun Baru 2027 (Nataru). Program ini disiapkan untuk membantu masyarakat yang ingin melakukan perjalanan selama libur akhir tahun menggunakan transportasi darat.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub, Aan Suhanan, mengatakan program mudik gratis tersebut menyediakan 70 bus dengan 10 kota tujuan.

“Ada mudik gratis. Untuk di darat kita menyiapkan 70 bus untuk 10 kota tujuan,” ujar Aan dalam konferensi pers di Kantor Kemenhub, Jakarta, Selasa (27/10/2026).


Sepuluh kota tujuan tersebut meliputi Solo, Wonosobo, Semarang, Wonogiri, Cilacap, Purwokerto, Yogyakarta, Surabaya, Malang, dan Madiun.

Masyarakat dapat mendaftar program mudik gratis mulai 2 Desember 2026 melalui situs web resmi yang disediakan Kemenhub. Adapun jadwal keberangkatan ditetapkan pada 22–23 Desember 2026.

Baca Juga: Kemenhub Usulkan WFA Jelang Natal dan Usai Tahun Baru 2027, Ini Jadwalnya

Namun, program mudik gratis Nataru kali ini hanya melayani perjalanan satu arah untuk arus keberangkatan. Kemenhub tidak menyediakan layanan untuk arus balik.

Direktur Lalu Lintas Jalan Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub, Rudi Irawan, mengatakan keputusan tersebut diambil berdasarkan evaluasi penyelenggaraan tahun lalu. Saat itu, keterisian kursi bus untuk perjalanan arus balik dinilai belum maksimal.

“Saat ini masih berangkat saja, karena evaluasi tahun lalu kadang peminatnya (arus balik) enggak full. Jadi sekarang coba dioptimalkan untuk berangkatnya,” jelasnya.

Di luar program mudik gratis, Kemenhub juga menyiapkan sejumlah langkah untuk mendukung kelancaran lalu lintas selama periode Nataru. Salah satunya melalui aplikasi MitraDarat yang akan dilengkapi fitur peta tematik berisi informasi pemeriksaan kelaikan kendaraan (ramp check).

Kemenhub juga menyiapkan dasbor pemantauan di posko pusat yang terintegrasi dengan data dari berbagai pemangku kepentingan. Sementara itu, konsep Surat Keputusan Bersama (SKB) tentang Pengaturan Lalu Lintas Jalan dan Penyeberangan masih dibahas, termasuk ketentuan pembatasan operasional angkutan barang.

Rudi mengatakan, Kemenhub akan terus berkoordinasi dengan kepolisian, Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT), dan pihak terkait lainnya untuk mendukung pengelolaan lalu lintas selama libur akhir tahun.

“Kami berharap penyelenggaraan Nataru tahun ini lebih baik dari tahun sebelumnya, dengan tingkat kepuasan masyarakat mencapai 87,43 persen,” jelas Rudi.

Baca Juga: Pemerintah Perkuat Logistik Pangan Jelang Nataru, Harga Cabai Jadi Perhatian

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News