Kemenhub Tengah Garap Jalur Double Track Kereta Api Medan-Binjai Sumatra



KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Kementerian Perhubungan (Kemenhub) terus berupaya mengurai kepadatan jalur kereta api di luar Pulau Jawa. Meski sebagian besar lintasan kereta api di Sumatra masih menggunakan jalur tunggal (single track), pemerintah mulai menggeber proyek jalur ganda (double track) di beberapa titik strategis.

Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi menyatakan, kondisi infrastruktur kereta api di Sumatra saat ini memang berbeda dengan Pulau Jawa yang sudah tersambung jalur ganda di lintasan utama. Saat ini, jalur kereta api di Sumatra masih didominasi untuk melayani angkutan logistik atau barang.

"Belum kalau Sumatra (semua double track), kalau Jawa kan sudah. Sumatra saat ini sebagian besar masih melayani angkutan barang. Memang ada jalur-jalur yang dipakai untuk angkutan penumpang juga, tapi double track di Sumatra belum (seluruhnya)," ujarnya saat ditemui di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (27/1/2026).


Baca Juga: J&T Bidik Pertumbuhan Bisnis pada 2026, Perkuat E-Commerce dan Garap Segmen B2B

Senada, Direktur Jenderal Perkeretaapian Kemenhub, Allan Tandiono mengungkapkan, salah satu proyek prioritas yang tengah berjalan adalah pembangunan jalur ganda yang menghubungkan Medan hingga Binjai. Proyek ini diharapkan bisa meningkatkan frekuensi perjalanan kereta api di wilayah Sumatra Utara.

"Lagi dibangun double track Medan-Binjai. Prosesnya sedang berjalan," kata Allan di lokasi yang sama.

Ia menambahkan, pemerintah menargetkan proyek tersebut bisa rampung secepatnya agar dapat segera dirasakan manfaatnya oleh masyarakat dan pelaku usaha.

Selain pembangunan jalur ganda, Allan menyebutkan, pihaknya juga tengah menyelesaikan pembangunan dua stasiun baru di lintasan tersebut untuk memperkuat konektivitas.

Allan menargetkan jalur tersebut bisa mulai beroperasi pada tahun ini seiring dengan selesainya fasilitas pendukung lainnya.

"(Target rampung) secepatnya, tahun ini kita berharap jalurnya itu, kan ada dua stasiun juga yang lagi dibangun di sana," sebutnya.

Meski demikian, Allan belum bisa membeberkan lebih detil terkait dua nama stasiun hingga progres pengerjaan double track tersebut.

Sementara itu, Menhub Dudy kembali menegaskan, pengembangan infrastruktur perkeretaapian di Sumatra dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan skala prioritas dan kebutuhan angkutan. "Tetapi belum semua Sumatra ya (jalur double track-nya)," pungkas Dudy.

Baca Juga: Jadi Pendongkrak Otomotif Awal Tahun, Target Transaksi IIMS 2026 Tembus Rp 8 Triliun

Selanjutnya: Bank Aladin Syariah Perkuat Layanan Nasabah Pensiun

Menarik Dibaca: Hujan Sejak Dini Hari, Simak Prakiraan BMKG Cuaca Besok (28/1) di Jakarta

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News