KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Adanya subvarian omicron BA.4 dan BA.5 menjadi bukti bahwa virus Covid-19 terus mengalami mutasi. Juru Bicara Kementerian Kesehatan Mohammad Syahril menjelaskan, hal ini menjadi kondisi alamiah bagi sebuah virus untuk mempertahankan hidup. Selama pandemi belum berakhir, tidak dapat dipastikan tidak akan ada varian baru atau subvarian baru. Namun, Syahril mengatakan yang dapat dilakukan masyarakat saat ini ialah waspada dengan adanya potensi lonjakan kembali, yakni dengan disiplin protokol kesehatan dan segera dapatkan vaksinasi booster. "Bagi kita pertama tetap waspada melakukan pencegahan dan pengendalian, agar kita tidak terlalu banyak kasus dengan tertular itu. Kalaupun terjadi infeksi tidak terlalu berat sehingga hospitalisasi tidak terlalu tinggi dan tidak menaikkan angka kematian," kata Syahril dalam Forum Merdeka Barat 9, Kamis (16/6).
Kemenkes Minta Masyarakat Waspadai Potensi Lonjakan Kasus Kembali
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Adanya subvarian omicron BA.4 dan BA.5 menjadi bukti bahwa virus Covid-19 terus mengalami mutasi. Juru Bicara Kementerian Kesehatan Mohammad Syahril menjelaskan, hal ini menjadi kondisi alamiah bagi sebuah virus untuk mempertahankan hidup. Selama pandemi belum berakhir, tidak dapat dipastikan tidak akan ada varian baru atau subvarian baru. Namun, Syahril mengatakan yang dapat dilakukan masyarakat saat ini ialah waspada dengan adanya potensi lonjakan kembali, yakni dengan disiplin protokol kesehatan dan segera dapatkan vaksinasi booster. "Bagi kita pertama tetap waspada melakukan pencegahan dan pengendalian, agar kita tidak terlalu banyak kasus dengan tertular itu. Kalaupun terjadi infeksi tidak terlalu berat sehingga hospitalisasi tidak terlalu tinggi dan tidak menaikkan angka kematian," kata Syahril dalam Forum Merdeka Barat 9, Kamis (16/6).