KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Kementerian Keuangan (Kemenkeu) telah membuka blokir anggaran APBN 2025 sebesar Rp 206,4 triliun dari total sebesar Rp 306,7 triliun yang terkenan kebijakan efisiensi pada awal tahun 2025. Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara menjelaskan, pembukaan blokir anggaran yang berasal dari belanja kementerian/lembaga (K/L) serta pencadangan transfer ke daerah (TKD) tersebut dikarenakan adanya kebutuhan menjaga operasional dasar pemerintahan dan penyaluran bantuan sosial. "Dibuka Kembali (blokir anggaran) adalah sekitar Rp 206,4 triliun dari Rp306,7 tersebut supaya operasional dasar bisa tetap berlangsung, supaya belanja bantuan sosial bisa tetap berjalan," ungkap Suahasil dalam konfrensi pers APBN KiTA Edisi Januari, Kamis (9/1/2026).
Kemenkeu Buka Blokir Anggaran APBN 2025 Rp 206,4 Triliun, Ini Alasannya
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Kementerian Keuangan (Kemenkeu) telah membuka blokir anggaran APBN 2025 sebesar Rp 206,4 triliun dari total sebesar Rp 306,7 triliun yang terkenan kebijakan efisiensi pada awal tahun 2025. Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara menjelaskan, pembukaan blokir anggaran yang berasal dari belanja kementerian/lembaga (K/L) serta pencadangan transfer ke daerah (TKD) tersebut dikarenakan adanya kebutuhan menjaga operasional dasar pemerintahan dan penyaluran bantuan sosial. "Dibuka Kembali (blokir anggaran) adalah sekitar Rp 206,4 triliun dari Rp306,7 tersebut supaya operasional dasar bisa tetap berlangsung, supaya belanja bantuan sosial bisa tetap berjalan," ungkap Suahasil dalam konfrensi pers APBN KiTA Edisi Januari, Kamis (9/1/2026).