KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, belanja barang kementerian/lembaga (K/L) hingga akhir kuartal I-2021 tercatat Rp 63,5 triliun. Bila dibandingkan dengan kuartal I 2020 yang sebesar Rp 35,1 triliun, jumlah belanja barang K/L ini meningkat hingga 81,6% yoy. “Ini adalah hal yang baik, karena biasanya di kuartal I itu pertumbuhannya negatif. Bahkan di periode yang sama tahun lalu negatif 6,9%. Tahun ini bisa naik signifikan karena memang kami ingin melindungi rakyat,” ujar Sri Mulyani dalam konferensi pers APBN KiTa, Kamis (22/4). Bendahara negara kemudian menjelaskan K/L dengan belanja barang tertinggi adalah Kementerian Kesehatan, dengan belanja barang sebesar Rp 15,1 triliun atau naik 534,1% dari periode sama tahun lalu yang sebesar Rp 2,4 triliun.
Membengkaknya belanja Kementerian Kesehatan disundut oleh belanja vaksin dengan anggaran sebesar Rp 5,8 triliun. Dengan anggaran jumbo tersebut, per 20 April 2021, sudah ada total 17,2 juta dosis vaksin disuntikkan pada masyarakat. Baca Juga: Sri Mulyani sebut belanja negara naik 15,6% pada kuartal I 2021 Tak hanya itu, kementerian Kesehatan juga membayar biaya perawatan 99.000 pasien Covid-19 dengan anggaran senilai Rp 6,9 triliun. “Sehingga bisa dilihat di sini, memang Covid-19 mengambil resources yang luar biasa besar dari APBN dan kami juga menggunakan APBN untuk melindungi rakyat,” tegas Sri Mulyani.