Kemenkeu Optimistis ST017 Diburu Investor, Ini Alasannya



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah melalui Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menerbitkan sukuk ritel yakni sukuk tabungan seri ST017. Masa penawaran dibuka mulai 6 November 2026 hingga 2 Desember 2026. 

Adapun pemerintah menetapkan tingkat imbalan ST017 sebesar 6,95% per tahun (BI-Rate + 120 bps) untuk ST017T2 dengan tenor 2 tahun. Lalu 7,05% per tahun (BI-Rate + 130 bps) untuk ST017T4 dengan tenor 4 tahun.

Direktur Pembiayaan Syariah DJPPR Deni Ridwan menjelaskan penetapan tingkat imbalan didasarkan pada berbagai pertimbangan terkait perkembangan kondisi pasar keuangan, termasuk pergerakan yield SBN, kondisi likuiditas, serta kebutuhan pembiayaan APBN. 


Deni memastikan pemerintah senantiasa memperhatikan keseimbangan antara daya tarik imbalan bagi investor dan prinsip pengelolaan utang yang prudent dan efisien. 

Baca Juga: BEI dan PHEI Luncurkan Indonesia ESG Bond Index

“Adapun target penerbitan ditetapkan secara terukur dengan mempertimbangkan kondisi pasar serta strategi pengelolaan portofolio utang Pemerintah,” jelasnya kepada Kontan, Jumat (6/11/2026).

Dia menyampaikan pemerintah optimistis ST017 akan memperoleh respons positif dari masyarakat. Adapun optimisme tersebut didukung oleh karakteristik sukuk tabungan itu sendiri. 

Yakni, pembayaran imbalan secara bulanan, jaminan pembayaran pokok dan imbalan oleh Pemerintah 

serta skema imbalan mengambang dengan batas minimal (floating with floor) yang mengacu pada BI-Rate.

“Melalui skema tersebut, apabila BI-Rate naik, tingkat imbalan ST017 akan ikut disesuaikan, yaitu sebesar BI-Rate yang berlaku ditambah spread tetap 120 bps untuk ST017T2 dan 130 bps untuk ST017T4,” jelas Deni. 

Baca Juga: Simak Prospek Sukuk Tabungan ST017 yang Ditawarkan Mulai Hari Ini (6/11)

Deni menjelaskan penyesuaian dilakukan setiap tiga bulan. Sebaliknya, apabila BI-Rate turun, tingkat imbalan tidak akan lebih rendah dari imbalan minimal (floor) yang ditetapkan saat penerbitan, yaitu 6,95% untuk ST017T2 dan 7,05% untuk ST017T4. 

“Dengan demikian, investor memperoleh kepastian imbalan minimal sekaligus berpeluang mendapatkan imbalan yang lebih tinggi ke depan,” katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News