KONTAN.CO.ID-JAKARTA. Kementerian Keuangan mencatat realisasi belanja bantuan sosial (bansos) mencapai Rp 115,8 triliun hingga akhir September 2026, atau sudah terserap 71,2% dari pagu belanja bansos dalam APBN 2026 sebesar Rp 162,5 triliun. Belanja bansos tersebut meningkat 2,7% secara tahunan atau year on year (yoy), terutama didorong oleh penyaluran Program Indonesia Pintar (PIP) dan Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah untuk semester II 2026. Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengatakan, realisasi belanja bansos mencakup sejumlah program bantuan reguler pemerintah, antara lain Program Keluarga Harapan (PKH), program sembako, PIP, KIP Kuliah, dan Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan Nasional (PBI JKN).
Kemenkeu Telah Salurkan Belanja Bansos Rp 115,8 Triliun Sampai September 2026
KONTAN.CO.ID-JAKARTA. Kementerian Keuangan mencatat realisasi belanja bantuan sosial (bansos) mencapai Rp 115,8 triliun hingga akhir September 2026, atau sudah terserap 71,2% dari pagu belanja bansos dalam APBN 2026 sebesar Rp 162,5 triliun. Belanja bansos tersebut meningkat 2,7% secara tahunan atau year on year (yoy), terutama didorong oleh penyaluran Program Indonesia Pintar (PIP) dan Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah untuk semester II 2026. Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengatakan, realisasi belanja bansos mencakup sejumlah program bantuan reguler pemerintah, antara lain Program Keluarga Harapan (PKH), program sembako, PIP, KIP Kuliah, dan Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan Nasional (PBI JKN).