KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Keuangan (Kemenkeu) tidak akan melaksanakan prefunding di akhir tahun ini sebagai strategi pembiayaan untuk APBN 2020. Hal tersebut diungkapkan oleh Direktur Jenderal Anggaran Askolani. “Kemungkinan tidak (melakukan frontloading) sebab kita melihat cashflow kita untuk awal tahun depan masih mencukupi dan bisa memenuhi kebutuhan,” ujarnya saat ditemui di Dhanapala Kemenkeu, Selasa (29/10). Baca Juga: Pasar sambut positif Sri Mulyani menjadi Menteri Keuangan lagi
Prefunding biasanya merupakan strategi pembiayaan APBN dengan penerbitan surat berharga negara (SBN) dalam jumlah besar sebelum tahun anggaran dimulai. Askolani menjelaskan, pemerintah tidak akan menerbitkan obligasi pada akhir tahun untuk prefunding sebab masih memiliki dana Saldo Anggaran Lebih (SAL) yang memadai.