Kemenko Perekonomian Luncurkan Program Sewindu PSN, Apa Itu?



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Koordinator bidang Perekonomian meluncurkan program Sewindu Proyek Strategis Nasional (PSN) untuk memperingati delapan tahun berjalannya proyek-proyek strategis nasional yang diklaim punya dampak positif bagi pembangunan infrastruktur dan ekonomi berkelanjutan di Indonesia.

Program yang bakal berjalan dari Mei hingga Oktober 2023 ini terdiri dari rangkaian kegiatan dan aktivitas yang diharapkan dapat meningkatkan kesadaran publik, menstimulasi minat publik serta memberi edukasi, terutama generasi muda Indonesia mengenai peran PSN.

“Kami berharap masyarakat lebih sadar bahwa percepatan pembangunan infrastruktur yang merata di seluruh tanah air, akan memberi dampak positif,” ujar Deputi Bidang Koordinasi Pengembangan Wilayah dan Tata Ruang Kemenko Perekonomian Wahyu Utomo dalam keterangan resmi, Senin (8/5).


Percepatan pembangunan infrastruktur melalui berbagai PSN yang diusung pemerintah dalam hampir satu dekade terakhir itu diharapkan dapat menciptakan kemudahan bagi aktivitas ekonomi masyarakat.

Sementara itu, Ketua Komite Percepatan Penyediaan Infrastruktur Prioritas (KPPIP) sekaligus Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mendorong percepatan penyelesaian PSN.

Baca Juga: Akhir 2023, 183 Proyek Strategis Nasional (PSN) Ditargetkan Rampung

Menko menyebut ada korelasi antara pembangunan infrastruktur dan pengaruhnya terhadap kehidupan masyarakat, seperti halnya infrastruktur di sektor transportasi yang dapat menurunkan biaya logistik secara signifikan bagi Indonesia yang berbentuk kepulauan.

“Saya yakin, apa yang masuk PSN adalah kebutuhan masyarakat dan seluruh program PSN, akan terus berjalan,” kata Airlangga.

Ia juga bilang bahwa kolaborasi antara pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan menjadi hal yang dibutuhkan dalam percepatan penyelesaian PSN, termasuk dengan pemerintah pusat maupun daerah.

Diketahui sejak tahun 2016 hingga Desember 2022, sebanyak 156 PSN telah diselesaikan dengan estimasi nilai investasi Rp 1.080,2 triliun dan mampu menjadi backbone untuk menunjang konektivitas, ketahanan energi, kedaulatan pangan dan mitigasi bencana, hilirisasi industri serta investasi.

Adapun pada tahun 2023, sejumlah 30 PSN ditargetkan untuk dapat dirampungkan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Yudho Winarto