Kemenko PM Dorong Penguatan UMKM dan Ekonomi Kreatif di Aceh



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Kemenko PM) terus mendorong penguatan ekosistem usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Indonesia. Berbagai inisiatif strategis dijalankan untuk mendukung UMKM agar lebih tangguh, inovatif, dan mampu bersaing.

Upaya ini mencakup pengembangan kapasitas pelaku UMKM melalui pelatihan digitalisasi, pendampingan manajemen usaha, serta akses lebih luas terhadap pembiayaan dan pasar. Kemenko PM juga mendorong kolaborasi lintas kementerian dan lembaga, termasuk sektor swasta, agar inovasi dan teknologi dapat diintegrasikan dalam operasional UMKM.

Setelah sukses menyelenggarakan Festival Jejak Jajanan Nusantara (JJN) di Jakarta, Kemenko PM kembali menggelar Pasar 1001 Malam pada 11–13 Maret 2026 di Lapangan Eks. Hotel Aceh, Banda Aceh. 


Provinsi Aceh dipilih untuk menonjolkan aksi kemanusiaan dan solidaritas sosial, karena penguatan ekonomi menurut Kemenko PM tidak terlepas dari kepedulian terhadap masyarakat pasca-bencana.

Baca Juga: Kemenkeu Siapkan Anggaran Rp 32,8 Triliun Untuk Perpanjangan PPh Final UMKM 2026

“Pasar 1001 Malam bukan sekadar pusat transaksi ekonomi, melainkan wadah aksi kemanusiaan,” kata Deputi Bidang Koordinasi Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat dan Pelindungan Pekerja Migran Kemenko PM, Leontinus Alpha Edison dalam keterangannya, Kamis (12/3/2026).

Program ini juga mendorong penguatan UMKM dan ekonomi kreatif dengan memanfaatkan aset tidur pemerintah dan BUMN, mengubah ruang tak produktif menjadi creative compound berbiaya terjangkau. Di Aceh, kegiatan dikemas bernuansa Ramadan dengan bazaar & expo kuliner, kerajinan, dan Panggung Talenta Da’i Cilik untuk mengembangkan potensi anak-anak.

Fasilitas pendukung meliputi klinik kesehatan gratis dan Klinik UMKM Bangkit, bekerja sama dengan pemerintah Aceh dan Kota Banda Aceh, untuk pendampingan legalitas usaha dan peningkatan kualitas hidup masyarakat secara inklusif. 

Baca Juga: Jadi Penggerak Ekonomi Indonesia, Kualitas UMKM Perlu Ditingkatkan

Leontinus menambahkan, pengalaman yang ditawarkan Pasar 1001 Malam juga memikat secara visual melalui Coffee Truck dan talkshow interaktif, sekaligus memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan dan kesehatan masyarakat.

Melalui sinergi pemerintah, swasta, dan komunitas, kemandirian ekonomi yang bermartabat diyakini dapat terwujud. Kegiatan ini juga mencakup penyaluran pangan siap saji bagi penyintas banjir, serah terima 103 unit Hunian Sementara hasil kolaborasi dengan Rumah Zakat, dan distribusi 1.000 kitab kuning untuk pesantren di Aceh Utara dan Aceh Tamiang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News