Kemenkop Dorong Proyek Fiber Optik Jalur KA untuk Dukung Kopdes Merah Putih



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Koperasi (Kemenkop) mendorong proyek pembangunan Backbone Fiber Optic Jalur Kereta Api Lingkar Jawa sebagai penopang utama layanan digital Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih.

Proyek yang digarap oleh Koperasi Pegawai Indosat (Kopindosat) ini mendapat kucuran dana dari Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) Koperasi senilai Rp 47 miliar hingga Rp 48 miliar.

Menteri Koperasi Ferry Juliantono menyatakan, infrastruktur internet ini menjadi solusi nyata bagi desa dan kelurahan, terutama di daerah terpencil yang masih kesulitan jaringan. Pasalnya, keterbatasan akses internet dan listrik menjadi hambatan dalam percepatan pembangunan 83.000 unit Kopdes/Kel Merah Putih di seluruh Indonesia.


"Saya berharap Kopindosat bisa mengkaitkan semuanya ini dengan upaya kami dalam mempercepat operasionalisasi Kopdes Merah Putih, karena di dalam bayangan kami pengelolaan Kopdes ini akan butuh internet," ujarnya melalui keterangan resmi, Senin (9/3/2026).

Baca Juga: Harga Minyak Melonjak, Ekonom Minta Pemerintah Perbarui Asumsi Makro APBN

Ferry menekankan, keterlibatan semua pihak untuk mengatasi keterbatasan akses digital menjadi kunci pemerataan ekonomi. Ia pun mendorong agar jaringan fiber optik ini nantinya mampu menyediakan layanan internet yang murah, cepat, dan terjangkau hingga menjangkau rumah-rumah warga di pelosok.

Guna mendukung perluasan layanan tersebut, Kemenkop melalui LPDB Koperasi siap memberikan tambahan dukungan pembiayaan yang kompetitif. 

“Jika memungkinkan, LPDB dapat membantu pembiayaan instalasi hingga rumah warga agar layanan internet benar-benar menjangkau semua lapisan masyarakat,” katanya.

Selain aspek infrastruktur, Ferry juga mengajak Kopindosat terlibat aktif dalam peningkatan kualitas SDM pengelola Kopdes Merah Putih, khususnya terkait digitalisasi. Hal ini penting mengingat keterbatasan kapasitas SDM menjadi tantangan nyata agar proses operasionalisasi koperasi ke depan berjalan optimal.

Sementara itu, Direktur Utama Kopindosat, Wahono menjelaskan, pembangunan backbone fiber optik dilakukan di sepanjang jalur rel kereta dengan total panjang sekitar 4.600 kilometer. Jalur utama ini membentang dari Cikampek hingga Banyuwangi, lengkap dengan sejumlah percabangan ke wilayah sekitarnya.

“Semua ini (proyek) dapat berjalan berkat dukungan penuh LPDB, termasuk pembiayaan proyek sekitar Rp47–48 miliar,” ungkapnya.

Secara kumulatif, Wahono membeberkan, total pembiayaan yang telah dikucurkan LPDB kepada Kopindosat untuk berbagai lini bisnis telah mencapai Rp 228 miliar. Ia berharap kerja sama ini terus berkesinambungan agar koperasi dapat tumbuh lebih besar dan berkontribusi pada pemerataan jaringan internet nasional.

Baca Juga: Purbaya Pastikan Anggaran MBG Tak Dipangkas, Tapi Belanja Tak Terkait Makanan Dicoret

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News