KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Perindustrian (Kemenperin) membidik nilai ekspor industri makanan dan minuman (mamin) nasional menembus US$ 83,08 miliar pada 2029. Target tersebut setara dengan pertumbuhan rata-rata 10,9% per tahun. Wakil Menteri Perindustrian Faisol Riza mengatakan, salah satu strategi untuk mengejar target tersebut adalah memperluas pasar ekspor ke 20 negara tujuan baru. Pemerintah akan menyasar pasar nontradisional, antara lain Amerika Utara, Amerika Selatan, Eropa Timur, Timur Tengah, hingga Asia Selatan. "Berdasarkan analisis proyeksi Kementerian Perindustrian, nilai ekspor produk mamin Indonesia diproyeksikan mampu bertumbuh pesat hingga menembus US$ 83,08 miliar pada tahun 2029, dengan tingkat pertumbuhan rata-rata mencapai 10,9% per tahun (CAGR)," kata Faisol dalam Opening Ceremony Food Ingredients Asia (Fi Asia) Indonesia 2026 di Jakarta, Rabu (16/9/2026).
Kemenperin Bidik Ekspor Mamin Tembus US$ 83,08 Miliar pada 2029
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Perindustrian (Kemenperin) membidik nilai ekspor industri makanan dan minuman (mamin) nasional menembus US$ 83,08 miliar pada 2029. Target tersebut setara dengan pertumbuhan rata-rata 10,9% per tahun. Wakil Menteri Perindustrian Faisol Riza mengatakan, salah satu strategi untuk mengejar target tersebut adalah memperluas pasar ekspor ke 20 negara tujuan baru. Pemerintah akan menyasar pasar nontradisional, antara lain Amerika Utara, Amerika Selatan, Eropa Timur, Timur Tengah, hingga Asia Selatan. "Berdasarkan analisis proyeksi Kementerian Perindustrian, nilai ekspor produk mamin Indonesia diproyeksikan mampu bertumbuh pesat hingga menembus US$ 83,08 miliar pada tahun 2029, dengan tingkat pertumbuhan rata-rata mencapai 10,9% per tahun (CAGR)," kata Faisol dalam Opening Ceremony Food Ingredients Asia (Fi Asia) Indonesia 2026 di Jakarta, Rabu (16/9/2026).
TAG: