KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pelaku industri kecil menengah (IKM) harus menjalankan usahanya di tengah tekanan berat dari dampak pandemi Covid-19. Salah satu sektor terdampak adalah IKM perhiasan, padahal usaha ini telah memberikan kontribusi signifikan bagi perekonomian nasional melalui capaian nilai ekspornya. "Selaku pembina industri, kami bertekad melakukan pengembangan kepada sektor IKM di dalam negeri supaya tetap eksis di saat pandemi Covid-19, di antaranya adalah IKM perhiasan,' kata Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah dan Aneka (IKMA) Kemenperin, Gati Wibawaningsih dalam keterangan resminya, Jumat (5/6). Baca Juga: Dibayangi pandemi corona, ekspor industri manufaktur naik 7,14% di Januari-April 2020
Kemenperin pulihkan IKM perhiasan yang terimbas pandemi Covid-19
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pelaku industri kecil menengah (IKM) harus menjalankan usahanya di tengah tekanan berat dari dampak pandemi Covid-19. Salah satu sektor terdampak adalah IKM perhiasan, padahal usaha ini telah memberikan kontribusi signifikan bagi perekonomian nasional melalui capaian nilai ekspornya. "Selaku pembina industri, kami bertekad melakukan pengembangan kepada sektor IKM di dalam negeri supaya tetap eksis di saat pandemi Covid-19, di antaranya adalah IKM perhiasan,' kata Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah dan Aneka (IKMA) Kemenperin, Gati Wibawaningsih dalam keterangan resminya, Jumat (5/6). Baca Juga: Dibayangi pandemi corona, ekspor industri manufaktur naik 7,14% di Januari-April 2020