KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Pertanian (Kementan) berupaya meningkatkan produksi kedelai mulai tahun ini. Adapun langkah yang dilakukan ialah dengan melakukan penanaman kedelai di lahan eksisting yang sudah terbiasa tanam kedelai, maupun lahan pengembangan di lahan tebu maupun lahan jagung secara tusip atau relay croping. Sebagai informasi, tusip ialah cara bercocok tanam dalam satu bidang lahan dengan ditanami dua atau lebih jenis tanaman dengan pengaturan pada waktu panen dan tanamnya. Yuris Tiyanto, Direktur Aneka Kacang dan Umbi Direktorat Jenderal Tanaman Pangan mengatakan, tahun ini produksi kedelai ditargetkan mampu mencapai 1,6 ton per hektare. Ia menjelaskan tahun ini pihaknya mendapatkan anggaran untuk tanam kedelai seluas 352.000 hektare yang akan ditanam di 14 provinsi di Pulau Jawa, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, NTB, NTT, Maluku dan Papua.
Kementan Targetkan Produksi Kedelai 1,6 Ton Per Hektare Tahun Ini
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Pertanian (Kementan) berupaya meningkatkan produksi kedelai mulai tahun ini. Adapun langkah yang dilakukan ialah dengan melakukan penanaman kedelai di lahan eksisting yang sudah terbiasa tanam kedelai, maupun lahan pengembangan di lahan tebu maupun lahan jagung secara tusip atau relay croping. Sebagai informasi, tusip ialah cara bercocok tanam dalam satu bidang lahan dengan ditanami dua atau lebih jenis tanaman dengan pengaturan pada waktu panen dan tanamnya. Yuris Tiyanto, Direktur Aneka Kacang dan Umbi Direktorat Jenderal Tanaman Pangan mengatakan, tahun ini produksi kedelai ditargetkan mampu mencapai 1,6 ton per hektare. Ia menjelaskan tahun ini pihaknya mendapatkan anggaran untuk tanam kedelai seluas 352.000 hektare yang akan ditanam di 14 provinsi di Pulau Jawa, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, NTB, NTT, Maluku dan Papua.