Kementerian ESDM bertemu pengusaha batubara



JAKARTA. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menggelar pertemuan dengan stake holder industri batubara untuk memetakan pemanfaatan batubara di dalam negeri selama 2015 hingga 2019 mendatang. 

Pertemuan yang digelar di kantor Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara pada Kamis (26/2) tersebut dihadiri oleh Asosiasi Pengusaha Batubara Indonesia (APBI), PT PLN, PT Semen Indonesia, PT Krakatau Steel, serta perusahaan lain dari industri semen dan pupuk di Tanah Air. 

Sukhyar, Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM mengatakan, pemerintah akan berupaya meningkatkan penggunaan batubara di dalam negeri menjadi 60% pada 2019 mendatang. Di mana, rencana produksi mencapai 400 juta ton. 


Oleh karena itu, pihaknya akan memetakan rincian kebutuhan dari industri semen, baja, pupuk, serta pabrik pengolahan dan pemurnian mineral (smelter).  

"Kami memang punya kewenangan untuk pengendalian produksi dalam kuota. Kebutuhan, produksi, ekspor selama ini ada gap, karena itu kami akan upayakan untuk meninggalkan adanya gap ini," kata dia. 

Seperti diketahui, pada 2014 lalu produksi batubara nasional mencapai 458 juta ton. Sedangkan pemanfaatan di dalam negeri baru mencapai 76 juta ton, atau baru mencapai 16,6% dari total produksi. 

Sedangkan  pada 2019 mendatang, produksi batubara akan dipatok 400 juta ton, dengan konsumsi domestik 60% atau sekitar 240 juta ton.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Sanny Cicilia