KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengklaim setoran Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) telah mencapai Rp 96,26 triliun sampai dengan Juli 2026, atau setara 70,69% dari target tahunan yang dipatok sebesar Rp 136,18 triliun. Capaian tersebut melanjutkan tren positif pengelolaan keuangan kementerian yang juga melampaui target pada periode sebelumnya. Sepanjang tahun 2025 lalu, realisasi PNBP sektor energi dan sumber daya mineral berhasil mengantongi Rp 138,40 triliun, atau setara 108,56% dari target yang ditetapkan sebesar Rp 127,48 triliun. Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menekankan, optimalisasi penerimaan negara harus beriringan dengan tata kelola yang baik. Selain menorehkan kinerja PNBP yang solid, Kementerian ESDM juga sukses mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) atas Laporan Keuangan Tahun Anggaran 2025.
Kementerian ESDM Klaim PNBP Capai Rp 96,26 Triliun hingga Juli 2026
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengklaim setoran Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) telah mencapai Rp 96,26 triliun sampai dengan Juli 2026, atau setara 70,69% dari target tahunan yang dipatok sebesar Rp 136,18 triliun. Capaian tersebut melanjutkan tren positif pengelolaan keuangan kementerian yang juga melampaui target pada periode sebelumnya. Sepanjang tahun 2025 lalu, realisasi PNBP sektor energi dan sumber daya mineral berhasil mengantongi Rp 138,40 triliun, atau setara 108,56% dari target yang ditetapkan sebesar Rp 127,48 triliun. Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menekankan, optimalisasi penerimaan negara harus beriringan dengan tata kelola yang baik. Selain menorehkan kinerja PNBP yang solid, Kementerian ESDM juga sukses mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) atas Laporan Keuangan Tahun Anggaran 2025.