KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menargetkan peletakan batu pertama atau groundbreaking sejumlah proyek Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) pada pertengahan 2026. Proyek ini ditujukan untuk 34 titik di berbagai kabupaten/kota dan diharapkan mampu mengolah 1.000 ton sampah per hari. Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Yuliot Tanjung mengungkapkan, pemerintah sudah membuka lelang untuk proyek PLTSa tersebut. Dengan proses lelang yang berjalan, ia optimistis beberapa proyek bisa memulai pembangunan pertengahan tahun ini. “Jadi diharapkan tahun 2026 pertengahan ini sudah ada yang dilakukan groundbreaking,” ujar Yuliot di Jakarta, Selasa (3/2/2026).
Kementerian ESDM Targetkan Groundbreaking Proyek PLTSa Pertengahan 2026
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menargetkan peletakan batu pertama atau groundbreaking sejumlah proyek Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) pada pertengahan 2026. Proyek ini ditujukan untuk 34 titik di berbagai kabupaten/kota dan diharapkan mampu mengolah 1.000 ton sampah per hari. Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Yuliot Tanjung mengungkapkan, pemerintah sudah membuka lelang untuk proyek PLTSa tersebut. Dengan proses lelang yang berjalan, ia optimistis beberapa proyek bisa memulai pembangunan pertengahan tahun ini. “Jadi diharapkan tahun 2026 pertengahan ini sudah ada yang dilakukan groundbreaking,” ujar Yuliot di Jakarta, Selasa (3/2/2026).