KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) terus memproses persetujuan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) komoditas nikel untuk tahun 2026. Hingga Maret 2026, volume RKAB bijih nikel yang telah disetujui diperkirakan mencapai sekitar 100 juta ton. Direktur Jenderal Mineral dan Batubara (Minerba) Kementerian ESDM Tri Winarno menyampaikan, pemerintah menargetkan percepatan penerbitan RKAB nikel hingga akhir Maret 2026. Proses persetujuan terus digenjot dengan keterlibatan aktif baik dari perusahaan maupun pemerintah. "Nikel mungkin seratusan. Tetap target akhir Maret. Dua-duanya antara perusahaan sama pemerintah aktif semua," ujarnya ditemui di Kantor Kementerian ESDM, Selasa (17/3/2026).
Kementerian ESDM Telah Setujui RKAB Nikel Sebesar 100 Juta Ton per Maret
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) terus memproses persetujuan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) komoditas nikel untuk tahun 2026. Hingga Maret 2026, volume RKAB bijih nikel yang telah disetujui diperkirakan mencapai sekitar 100 juta ton. Direktur Jenderal Mineral dan Batubara (Minerba) Kementerian ESDM Tri Winarno menyampaikan, pemerintah menargetkan percepatan penerbitan RKAB nikel hingga akhir Maret 2026. Proses persetujuan terus digenjot dengan keterlibatan aktif baik dari perusahaan maupun pemerintah. "Nikel mungkin seratusan. Tetap target akhir Maret. Dua-duanya antara perusahaan sama pemerintah aktif semua," ujarnya ditemui di Kantor Kementerian ESDM, Selasa (17/3/2026).