KONTAN.CO.ID – INDRAMAYU. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mulai mengantisipasi dampak konflik geopolitik di Timur Tengah terhadap sektor energi nasional. Pemerintah memperkirakan efek gejolak tersebut berpotensi mulai dirasakan pada April 2026. Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Migas) Kementerian ESDM, Laode Sulaeman, mengungkapkan pemerintah saat ini fokus menyiapkan langkah antisipatif setelah momentum Ramadan dan Idul Fitri (RAFI). Salah satu langkah utama yang disiapkan adalah memastikan ketersediaan stok energi dalam negeri tetap aman. “Dampaknya itu akan nanti bisa kita rasakan pada mulai April. Oleh karena itu langkah-langkah penting untuk tersebut sudah kita lakukan bagaimana menyiapkan stok yang memadai untuk BBM, LPG dan juga crude oil-nya,” ujarnya saat meninjau infrastruktur energi PT Pertamina Patra Niaga di Kilang Balongan, Indramayu, Jawa Barat, Kamis (12/3/2026).
Kementerian ESDM Waspadai Dampak Konflik Timur Tengah Mulai April 2026
KONTAN.CO.ID – INDRAMAYU. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mulai mengantisipasi dampak konflik geopolitik di Timur Tengah terhadap sektor energi nasional. Pemerintah memperkirakan efek gejolak tersebut berpotensi mulai dirasakan pada April 2026. Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Migas) Kementerian ESDM, Laode Sulaeman, mengungkapkan pemerintah saat ini fokus menyiapkan langkah antisipatif setelah momentum Ramadan dan Idul Fitri (RAFI). Salah satu langkah utama yang disiapkan adalah memastikan ketersediaan stok energi dalam negeri tetap aman. “Dampaknya itu akan nanti bisa kita rasakan pada mulai April. Oleh karena itu langkah-langkah penting untuk tersebut sudah kita lakukan bagaimana menyiapkan stok yang memadai untuk BBM, LPG dan juga crude oil-nya,” ujarnya saat meninjau infrastruktur energi PT Pertamina Patra Niaga di Kilang Balongan, Indramayu, Jawa Barat, Kamis (12/3/2026).
TAG: