KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) menilai sistem layanan informasi keuangan (SLIK) menjadi salah satu kendala utama dalam penyaluran kredit pemilikan rumah (KPR) subsidi bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Menteri PKP, Maruarar Sirait, mengatakan temuan di lapangan menunjukkan banyak calon debitur gagal mengakses pembiayaan rumah subsidi akibat catatan kredit kecil dalam SLIK. Kondisi ini dinilai menghambat upaya pemerintah memperluas kepemilikan rumah bagi kelompok masyarakat bawah. “Masalah ini membuat masyarakat tidak bisa mengakses rumah subsidi, padahal pembiayaan FLPP sangat dibutuhkan,” ujar Maruarar usai rapat dengan OJK dan asosiasi pengembang di kantor OJK, Jakarta, Senin (13/4/2026).
Kementerian PKP Sebut SLIK Kendala KPR Subsidi, Begini Respons OJK
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) menilai sistem layanan informasi keuangan (SLIK) menjadi salah satu kendala utama dalam penyaluran kredit pemilikan rumah (KPR) subsidi bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Menteri PKP, Maruarar Sirait, mengatakan temuan di lapangan menunjukkan banyak calon debitur gagal mengakses pembiayaan rumah subsidi akibat catatan kredit kecil dalam SLIK. Kondisi ini dinilai menghambat upaya pemerintah memperluas kepemilikan rumah bagi kelompok masyarakat bawah. “Masalah ini membuat masyarakat tidak bisa mengakses rumah subsidi, padahal pembiayaan FLPP sangat dibutuhkan,” ujar Maruarar usai rapat dengan OJK dan asosiasi pengembang di kantor OJK, Jakarta, Senin (13/4/2026).