Kementerian PKP Tambah Kuota Bedah Rumah di Kaltim hingga 3.000 Rumah



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) menyatakan akan mempercepat peningkatan kualitas hunian masyarakat melalui Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS).

Menteri PKP Maruarar Sirait alias Ara mengatakan bahwa alokasi program BSPS di Kalimantan Timur, khususnya daerah Balikpapan akan ditambah sebanyak 700. Berdasarkan catatan, pada tahun sebelumnya alokasi program BSPS di Balikpapan ada 655 unit.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur bersama Pemerintah Kota Balikpapan juga akan menambah alokasi sebanyak 600 unit yang terdiri dari 500 unit dari Pemerintah Provinsi dan 100 unit dari Pemerintah Kota.


Baca Juga: Pemerintah Siapkan Skema Bagi Hasil Pertambangan Mirip Migas, Perhapi Ingatkan Ini

Dengan berbagai dukungan tersebut, total program bedah rumah di Kalimantan Timur pada tahun 2026 ditargetkan mencapai 3.000 unit.

Sementara untuk program bedah rumah di Balikpapan yang awalnya dijadwalkan mulai pada 20 Mei 2026 namun, pelaksanaannya akan dipercepat menjadi 15 Mei 2026.

Program tersebut difokuskan untuk wilayah Balikpapan, tujuannya untuk mengurangi backlog rumah tidak layak huni.

“Program bedah rumah ini tidak hanya memperbaiki hunian, tetapi juga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat. Kami memastikan pelaksanaannya tepat sasaran, transparan, dan tanpa pungutan apa pun karena bersumber dari APBN,” ujar Ara dalam keterangan tertulis, Rabu (6/5/2026).

Sementara itu, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menyebutkan bahwa sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menyukseskan program perumahan, adalah hal yang penting.

Baca Juga: Industri Tuna Indonesia Bergerak ke Ekonomi Bernilai Tinggi

“Kolaborasi antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten/kota menjadi kunci keberhasilan program ini. Dukungan daerah sangat penting untuk memastikan program berjalan efektif dan menjangkau masyarakat yang membutuhkan,” kata Tito.

Melalui percepatan dan peningkatan kuota BSPS ini, pemerintah berharap program bedah rumah di Kalimantan Timur dapat berjalan optimal serta memberikan dampak nyata dalam meningkatkan kualitas hunian dan kesejahteraan masyarakat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News