JAKARTA. Kebijakan pemangkasan anggaran jilid II yang diambil pekan lalu dipastikan akan memberikan dampak ke pelaksanaan proyek infrastruktur, salah satunya yang dijalankan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. Taufik Widjojono, Sekjen Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat mengatakan, walau sampai saat ini pihaknya masih menunggu besaran pemotongan yang harus dilaksanakan, dia memastikan keputusan tersebut akan mempengaruhi pelaksanaan proyek infrasruktur. "Pasti akan berdampak. Namun yang kami lakukan sekarang adalah meminimalkan dampak," katanya melalui pesan singkat kepada Kontan akhir pekan kemarin. Sayang, Taufik belum mau merinci dampak yang dia maksud dan langkah yang akan diambil kementeriannya untuk meminimalkan dampak tersebut. Sebagai catatan saja, Kementerian PUPR dalam tahun anggaran 2016 ini mendapatkan alokasi anggaran sekitar Rp 104 triliun. Tapi, dalam APBN-P 2016, anggaran mereka dipangkas hingga tinggal Rp 97,07 triliun.
Kementerian PU-Pera hadapi pemangkasan anggaran
JAKARTA. Kebijakan pemangkasan anggaran jilid II yang diambil pekan lalu dipastikan akan memberikan dampak ke pelaksanaan proyek infrastruktur, salah satunya yang dijalankan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. Taufik Widjojono, Sekjen Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat mengatakan, walau sampai saat ini pihaknya masih menunggu besaran pemotongan yang harus dilaksanakan, dia memastikan keputusan tersebut akan mempengaruhi pelaksanaan proyek infrasruktur. "Pasti akan berdampak. Namun yang kami lakukan sekarang adalah meminimalkan dampak," katanya melalui pesan singkat kepada Kontan akhir pekan kemarin. Sayang, Taufik belum mau merinci dampak yang dia maksud dan langkah yang akan diambil kementeriannya untuk meminimalkan dampak tersebut. Sebagai catatan saja, Kementerian PUPR dalam tahun anggaran 2016 ini mendapatkan alokasi anggaran sekitar Rp 104 triliun. Tapi, dalam APBN-P 2016, anggaran mereka dipangkas hingga tinggal Rp 97,07 triliun.