JAKARTA. Kementrian Pekerjaan Umum akan meningkatkan kapasitas Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Setiabudi yang semula 400 liter/detik menjadi 800 liter/detik. Hal itu dilakukan karena selama ini cakupan kapasitas IPAL yang dibangun sejak 1991 itu hanya di kawasan Jakarta Selatan, Setiabudi. Bukan hanya itu, kenyataannya saat ini DKI Jakarta memang baru memiliki satu IPAL yaitu di kawasan Setiabudi saja. Direktur Jenderal (Dirjen) Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum (PU) Budi Yuwono menyatakan penambahan kapasitas IPAL akan menghabiskan Anggaran dan Pendapatan Belanja Negara (APBN) 2011 sebesar Rp 78 miliar. Baginya, dengan adanya perluasan kapasitas IPAL, maka secara otomatis akan memperluas cakupan penanganan dan pengolahan air limbah terpadu ke sebagian besar wilayah DKI Jakarta. Menurutnya, kapasitas IPAL saat ini yang hanya mencapai 400 liter/detik itu dianggapnya tidak mampu menunjang pengolahan untuk sanitasi ibu kota dengan sistem Instalasi Pengolahan Air Limbah Terpadu (IPALT).
Kementerian PU tambah kapasitas IPAL Setiabudi
JAKARTA. Kementrian Pekerjaan Umum akan meningkatkan kapasitas Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Setiabudi yang semula 400 liter/detik menjadi 800 liter/detik. Hal itu dilakukan karena selama ini cakupan kapasitas IPAL yang dibangun sejak 1991 itu hanya di kawasan Jakarta Selatan, Setiabudi. Bukan hanya itu, kenyataannya saat ini DKI Jakarta memang baru memiliki satu IPAL yaitu di kawasan Setiabudi saja. Direktur Jenderal (Dirjen) Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum (PU) Budi Yuwono menyatakan penambahan kapasitas IPAL akan menghabiskan Anggaran dan Pendapatan Belanja Negara (APBN) 2011 sebesar Rp 78 miliar. Baginya, dengan adanya perluasan kapasitas IPAL, maka secara otomatis akan memperluas cakupan penanganan dan pengolahan air limbah terpadu ke sebagian besar wilayah DKI Jakarta. Menurutnya, kapasitas IPAL saat ini yang hanya mencapai 400 liter/detik itu dianggapnya tidak mampu menunjang pengolahan untuk sanitasi ibu kota dengan sistem Instalasi Pengolahan Air Limbah Terpadu (IPALT).