KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Transmigrasi memfokuskan kebijakan tahun 2025–2026 pada dua program utama, yakni Trans Tuntas dan Transmigrasi Patriot. Kedua program ini menjadi instrumen penyelesaian lahan transmigrasi dan percepatan pembangunan ekonomi kawasan berbasis sumber daya manusia. Menteri Transmigrasi, Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara, menyatakan Trans Tuntas diarahkan untuk menuntaskan persoalan lahan transmigrasi yang tertunda selama puluhan tahun. Sepanjang 2025, pemerintah telah menerbitkan lebih dari 13.000 sertifikat hak milik (SHM) bagi transmigran. “Bagi kami, sertifikat tanah bukan sekedar dokumen, tapi kepastian hukum, keterangan hidup, dan modal ekonomi rakyat,” kata Iftitah dalam town hall meeting di Kementerian Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Kemenko IPK), Jakarta, Kamis (5/2/2026). Baca Juga: Batas Garis Kemiskinan Naik, BPS: Pengeluaran Rumah Tangga Miskin Rp 3,05 Juta/Bulan
Kementerian Transmigrasi Terbitkan 13.000 SHM Transmigran di 2025
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Transmigrasi memfokuskan kebijakan tahun 2025–2026 pada dua program utama, yakni Trans Tuntas dan Transmigrasi Patriot. Kedua program ini menjadi instrumen penyelesaian lahan transmigrasi dan percepatan pembangunan ekonomi kawasan berbasis sumber daya manusia. Menteri Transmigrasi, Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara, menyatakan Trans Tuntas diarahkan untuk menuntaskan persoalan lahan transmigrasi yang tertunda selama puluhan tahun. Sepanjang 2025, pemerintah telah menerbitkan lebih dari 13.000 sertifikat hak milik (SHM) bagi transmigran. “Bagi kami, sertifikat tanah bukan sekedar dokumen, tapi kepastian hukum, keterangan hidup, dan modal ekonomi rakyat,” kata Iftitah dalam town hall meeting di Kementerian Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Kemenko IPK), Jakarta, Kamis (5/2/2026). Baca Juga: Batas Garis Kemiskinan Naik, BPS: Pengeluaran Rumah Tangga Miskin Rp 3,05 Juta/Bulan