KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Transmigrasi melalui Program Trans Tuntas berhasil menyelesaikan persoalan tanah dan lahan transmigrasi di wilayah Kabupaten Simeulue, Aceh. Setelah penantian panjang, sebanyak 442 keluarga di wilayah tersebut akhirnya resmi mengantongi Sertipikat Hak Milik (SHM) melalui Program Trans Tuntas. Penyerahan sertifikat dilakukan di Unit Permukiman Transmigrasi (UPT) 1 Latiung-Kabupaten Simeulue pada 19 Juli 2026. Menteri Transmigrasi M. Iftitah Sulaiman Suryanagara menegaskan bahwa kepastian hukum atas tanah merupakan fondasi penting dalam membangun kawasan transmigrasi yang maju dan sejahtera. Menurutnya, SHM bukan hanya memberikan perlindungan hukum, tetapi juga membuka akses masyarakat terhadap pembiayaan, meningkatkan nilai ekonomi aset, serta memberikan rasa aman bagi keluarga. “Bagi kami, sertifikat tanah bukan sekadar dokumen. Sertifikat adalah kepastian hukum, ketenangan hidup, sekaligus modal ekonomi bagi rakyat,” ujar Iftitah dalam keterangannya, Selasa (21/7/2026).
Kementrans Rampungkan Sertifikasi Lahan 441 Keluarga Transmigran di Simeulue
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Transmigrasi melalui Program Trans Tuntas berhasil menyelesaikan persoalan tanah dan lahan transmigrasi di wilayah Kabupaten Simeulue, Aceh. Setelah penantian panjang, sebanyak 442 keluarga di wilayah tersebut akhirnya resmi mengantongi Sertipikat Hak Milik (SHM) melalui Program Trans Tuntas. Penyerahan sertifikat dilakukan di Unit Permukiman Transmigrasi (UPT) 1 Latiung-Kabupaten Simeulue pada 19 Juli 2026. Menteri Transmigrasi M. Iftitah Sulaiman Suryanagara menegaskan bahwa kepastian hukum atas tanah merupakan fondasi penting dalam membangun kawasan transmigrasi yang maju dan sejahtera. Menurutnya, SHM bukan hanya memberikan perlindungan hukum, tetapi juga membuka akses masyarakat terhadap pembiayaan, meningkatkan nilai ekonomi aset, serta memberikan rasa aman bagi keluarga. “Bagi kami, sertifikat tanah bukan sekadar dokumen. Sertifikat adalah kepastian hukum, ketenangan hidup, sekaligus modal ekonomi bagi rakyat,” ujar Iftitah dalam keterangannya, Selasa (21/7/2026).