KONTAN.CO.ID - Kekayaan sumber daya alam tanah Papua akan berdaya guna bagi kesejahteraan masyarakat Papua jika dikelola oleh sumberdaya manusia yang kompeten. Hal itu disampaikan Staf Khusus Menteri Ketenagakerjaan Caswiyono Rusydie dalam pengarahan di Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas/Balvok Sorong (27/6) kemarin. "SDA yang kaya membutuhkan SDM yang berdaya untuk mengelolanya," kata Caswiyono Rusydie. Untuk mempercepat pengembangan SDM Papua itu, Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah mencangkan tranformasi BLK Sorong menjadi pusat pengembangan kompetensi bagi putra-putri Papua agar dapat mengelola kekayaan SDA dan potensi daerahnya sendiri.
Setelah melalui kerja panjang sejak tahun 2021, kini transformasi Balvok Sorong sudah dapat dilihat hasilnya. Balvok Sorong, menurut Caswiyono, kini sudah bertransformasi dan siap menjadi pusat pengembangan kompetensi SDM Papua. "Balvok Sorong siap tampil di garda depan untuk menyiapkan generasi emas Papua," tandasnya. Transformasi ini dilakukan oleh Kemnaker dengan agenda rebranding, reformasi kelembagaan, redisign pelatihan, revitalisasi infrastruktur, peningkatan SDM pelatihan, dan pengembangan kolaborasi. Melalui terobosan ini, kini Balvok Soromg memiliki tata kelola yang lebih baik, program pelatihan yang sesuai dengan kebutuhan pasar kerja Papua, gedung dan sarana pelatihan yang memadai, SDM kepelatihan yang berkompeten serta kemitraan dan jaringan kerja yang semakin luas. Melalui transformasi ini, Kemnaker melakukan redisain pelatihan agar sesuai dengan pasar kerja lokal dan kebutuhan masyarakat Papua di berbagai sektor, termasuk sektor pariwisata sebagai sektor stretegis Papua. Untuk mendukung pengembangan potensi pariwisata Papua, Balvok Sorong mengembangkan kompetensi SDM pariwisata melalui berbagai kejuruan perhotelan, bahasa, kuliner, dan lain-lain. Melalui transformasi ini juga Kemnaker melakukan revitalisasi infrastruktur pelatihan dengan membangun workshop baru, modernisasi peralatan pelatihan hingga meningkatkan kapasitas dan aksesabilitas pelatihan. Untuk meningkatkan daya jangkau pelatihan, Kemnaker juga akan membangun Balai Pelatihan Vokasi di seluruh provinsi di Papua dan workshop-workshop satelit di berbagai daerah strategis di Papua. Menurutnya, tahun ini Kemnaker kami akan mulai membangun UPTP Balai Pelatihan Vokasi dan Produtivitas di Jayapura. Tahun depan diharapkan akan mulai dibangun Balvok di semua provinsi baru di empat Papua, yaitu Papua Selatan, Papua Tengah, Papua Pegunungan, dan Papua Barat. "Langkah ini sangat penting untuk memeratakan akses pengembangan SDM sebagai bentuk kehadiran negara untuk memenuhi hak semua warga Papua.untuk meningkatkan kompetensinya," tegas kandidat doktor IPB University itu.
Selain itu, untuk mengembangkan talenta muda Papua, Kemnaker juga membangun Talent Corner di Balvok Sorong. Talent Corner merupakan wahana pengembangan future jobs (pekerjaan-pekerjaan masa depan) bagi anak-anak muda Papua. "Kami mengajak anak-anak milenial di seluruh tanah Papua untuk datang mengembangkan potensinya di Balvok Sorong" tegasnya.
Baca Juga: Kementerian Ketenagakerjaan Gelar Program Perluasan Kesempatan Kerja di Papua Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News