JAKARTA. Kementerian Pertanian (Kemtan) membantah penarikan traktor yang akan diberika ke petani di Ponorogo, Jawa Timur. Kemtan menjelaskan traktor yang dipajang saat Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan kunjungan di Ponorogo adalah traktor yang belum diverifikasi. Sehingga traktor yang sempat dipamerkan harus kembali masuk ke gudang Pemerintah Daerah (Pemda). Direktorat Jendral (Dirjen) Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementerian Pertanian Gatot Irianto menjelaskan, bahwa traktor yang akan dibagikan kepada petani harus diverifikasi dahulu. Namun sampai saat ini, kata Gatot gabungan kelompok petani (Gapoktan) belum lengkap meskipun sudah tercatat. "Ini hanya persoalan administrasi saja tapi akan tetap diberikan kepada petani. Ingat itu bukan ditarik tapi sekarang dalam tahap pendataan. Tidak mungkin kita berikan tanpa jelas siapa penerimanya," tandas Gatot pada Rabu (18/3).
Kemtan bantah tarik pembagian traktor petani
JAKARTA. Kementerian Pertanian (Kemtan) membantah penarikan traktor yang akan diberika ke petani di Ponorogo, Jawa Timur. Kemtan menjelaskan traktor yang dipajang saat Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan kunjungan di Ponorogo adalah traktor yang belum diverifikasi. Sehingga traktor yang sempat dipamerkan harus kembali masuk ke gudang Pemerintah Daerah (Pemda). Direktorat Jendral (Dirjen) Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementerian Pertanian Gatot Irianto menjelaskan, bahwa traktor yang akan dibagikan kepada petani harus diverifikasi dahulu. Namun sampai saat ini, kata Gatot gabungan kelompok petani (Gapoktan) belum lengkap meskipun sudah tercatat. "Ini hanya persoalan administrasi saja tapi akan tetap diberikan kepada petani. Ingat itu bukan ditarik tapi sekarang dalam tahap pendataan. Tidak mungkin kita berikan tanpa jelas siapa penerimanya," tandas Gatot pada Rabu (18/3).