KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Tingginya yield obligasi korporasi diperkirakan masih akan bertahan hingga akhir tahun. Kondisi ini memberi keuntungan bagi investor yang berburu imbal hasil, tetapi di sisi lain meningkatkan biaya pendanaan bagi emiten. Berdasarkan data Penilai Harga Efek Indonesia (PHEI), yield obligasi korporasi dengan peringkat kredit AAA untuk tenor tiga tahun tercatat sebesar 7,74%. Adapun yield obligasi berperingkat AA dengan tenor yang sama berada di level 7,79%, sementara peringkat A mencapai 9,56% dan peringkat BBB sebesar 11,29%. Kepala Pusat Makroekonomi dan Keuangan Institute for Development of Economics and Finance (Indef), M Rizal Taufikurahman mengatakan tingginya yield obligasi korporasi saat ini dipengaruhi kombinasi faktor domestik dan global.
Kenaikan BI Rate dan Yield SBN Turut Menekan Pasar Obligasi Korporasi
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Tingginya yield obligasi korporasi diperkirakan masih akan bertahan hingga akhir tahun. Kondisi ini memberi keuntungan bagi investor yang berburu imbal hasil, tetapi di sisi lain meningkatkan biaya pendanaan bagi emiten. Berdasarkan data Penilai Harga Efek Indonesia (PHEI), yield obligasi korporasi dengan peringkat kredit AAA untuk tenor tiga tahun tercatat sebesar 7,74%. Adapun yield obligasi berperingkat AA dengan tenor yang sama berada di level 7,79%, sementara peringkat A mencapai 9,56% dan peringkat BBB sebesar 11,29%. Kepala Pusat Makroekonomi dan Keuangan Institute for Development of Economics and Finance (Indef), M Rizal Taufikurahman mengatakan tingginya yield obligasi korporasi saat ini dipengaruhi kombinasi faktor domestik dan global.