KONTAN.CO.ID - Kenaikan biaya bahan baku dan tekanan geopolitik kembali membebani kinerja perusahaan barang konsumsi. Hindustan Unilever Ltd (HUL), unit bisnis Unilever di India, mencatat penurunan laba kuartalan karena margin keuntungan tertekan oleh lonjakan biaya komoditas. HUL melaporkan laba bersih sebesar 26,31 miliar rupee atau sekitar US$ 274,92 juta pada kuartal I yang berakhir 30 Juni 2026. Angka tersebut turun 4% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Tekanan terutama berasal dari kenaikan harga bahan baku serta peningkatan biaya operasional yang sebagian dipicu oleh ketidakpastian global dan konflik di kawasan Timur Tengah.
Kenaikan Biaya Bahan Baku Tekan Laba Unilever India, Saham Tertekan 5%
KONTAN.CO.ID - Kenaikan biaya bahan baku dan tekanan geopolitik kembali membebani kinerja perusahaan barang konsumsi. Hindustan Unilever Ltd (HUL), unit bisnis Unilever di India, mencatat penurunan laba kuartalan karena margin keuntungan tertekan oleh lonjakan biaya komoditas. HUL melaporkan laba bersih sebesar 26,31 miliar rupee atau sekitar US$ 274,92 juta pada kuartal I yang berakhir 30 Juni 2026. Angka tersebut turun 4% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Tekanan terutama berasal dari kenaikan harga bahan baku serta peningkatan biaya operasional yang sebagian dipicu oleh ketidakpastian global dan konflik di kawasan Timur Tengah.