Kenaikan harga BBM akan menjadi pendorong IHSG esok hari



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi melanjutkan penguatannya pada perdagangan Kamis (11/10). Kebijakan kenaikan BBM nonsubsidi menjadi penggerak indeks. 

Rabu (10/10), IHSG ditutup menguat 0,41% ke level 5.820,67. Penguatan tersebut didorong oleh sektor konsumer (1.19%) dan pertambangan (0.91%).

Analis Artha sekuritas Indonesia Dennies Christoper mengatakan, IHSG berpeluang melanjutkan penguatan dan didorong oleh pernyataan pemerintah yang mulai hari ini menaikkan harga BBM nonsubsidi sebagai salah satu upaya mengurangi current account deficit.


"Sementara secara teknikal, candlestick membentuk higher high dan higher low didukung indikator stochastic yang memberi signal golden cross tanda penguatan masih akan berlanjut," jelas dia.

Maka, Dennies memprediksi IHSG akan menguat dengan rentang support pertama dan kedua masing-masing di level 5.801 hingga 5.782. Sementara rentang resistance pertama dan kedua akan berada di level 5.835 hingga 5.850.

Analis Erdikha Elit Sekuritas Hendri Widiantoro juga memiliki prediksi yang serupa. Secara teknikal, indeks membentuk pola trend bullish continuation di mana indeks telah berhasil melampaui rata-rata pergerakan 7 hari.

"Terdapat sinyal beli pada stochastic dengan ruang penguatan yang terbatas. Selain itu, indikator bill william menunjukan adanya penguatan atau akselerasi pada kekuatan bullish, kendati masih berapa pada momentum yang negatif," ujarnya.

Maka ia meramalkan, indeks pada perdagangan hari esok akan bergerak menguat terbatas pada rentang support di level 5.770 dan resistance di level 5.848. "Dengan ketat stop loss pada level 5.780," tambahnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Narita Indrastiti