JAKARTA. Kala cadangan membludak, harga tembaga justru masih punya tenaga untuk melanjutkan kenaikan. Bahkan di perdagangan awal pekan ini harga tembaga terdongkrak ke level tertingginya dalam dua pekan terakhir. Mengutip Bloomberg, Senin (22/2) pukul 12.15 WIB harga tembaga kontrak pengiriman tiga bulan di London Metal Exchange melesat 0,80% ke level US$ 4.657 per metrik ton dibanding hari sebelumnya. Bahkan dalam sepekan terakhir harga tembaga sudah melesat 2,08%. Pemaparan Andri Hardianto, Research and Analyst PT Asia Tradepoint Futures hal ini terjadi karena adanya indikasi kenaikan permintaan dari China. Menurut laporan General Administration of Customs China Minggu (21/2) lalu, impor tembaga China Januari 2016 naik 7,2% ke level 390.000 metrik ton dibanding bulan sebelumnya.
Kenaikan tembaga rawan koreksi
JAKARTA. Kala cadangan membludak, harga tembaga justru masih punya tenaga untuk melanjutkan kenaikan. Bahkan di perdagangan awal pekan ini harga tembaga terdongkrak ke level tertingginya dalam dua pekan terakhir. Mengutip Bloomberg, Senin (22/2) pukul 12.15 WIB harga tembaga kontrak pengiriman tiga bulan di London Metal Exchange melesat 0,80% ke level US$ 4.657 per metrik ton dibanding hari sebelumnya. Bahkan dalam sepekan terakhir harga tembaga sudah melesat 2,08%. Pemaparan Andri Hardianto, Research and Analyst PT Asia Tradepoint Futures hal ini terjadi karena adanya indikasi kenaikan permintaan dari China. Menurut laporan General Administration of Customs China Minggu (21/2) lalu, impor tembaga China Januari 2016 naik 7,2% ke level 390.000 metrik ton dibanding bulan sebelumnya.