KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Lonjakan kasus Covid-19 berpotensi menyebab gangguan psikologis bagi para penderitanya. Gangguan tersebut tidak hanya muncul saat melakukan isolasi mandiri saja tetapi juga bisa berlanjut setelah pasca isolasi. Menurut dr Rivo Mario Warow Lintuuran dari Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa Indonesia (PDSKJI), sebelum mengidentifikasi tingkat gangguan psikologis yang dialami pasien dan untuk selanjutnya diberikan penanganan yang tepat maka harus diketahui apa saja faktor penyebab gangguan tersebut. Faktor yang harus dilihat itu di antaranya durasi isolasi, muncul prasangka pada pasien bisa tertular kembali atau menularkan virus ke orang lain, faktor kejenuhan selama isolasi, banyak informasi hoax yang berkembang, waktu tunggu hasil test dan stigma dari masyarakat sekitar.
Kenali gejala gangguan psikologi pada pasien atau penyintas Covid-19
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Lonjakan kasus Covid-19 berpotensi menyebab gangguan psikologis bagi para penderitanya. Gangguan tersebut tidak hanya muncul saat melakukan isolasi mandiri saja tetapi juga bisa berlanjut setelah pasca isolasi. Menurut dr Rivo Mario Warow Lintuuran dari Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa Indonesia (PDSKJI), sebelum mengidentifikasi tingkat gangguan psikologis yang dialami pasien dan untuk selanjutnya diberikan penanganan yang tepat maka harus diketahui apa saja faktor penyebab gangguan tersebut. Faktor yang harus dilihat itu di antaranya durasi isolasi, muncul prasangka pada pasien bisa tertular kembali atau menularkan virus ke orang lain, faktor kejenuhan selama isolasi, banyak informasi hoax yang berkembang, waktu tunggu hasil test dan stigma dari masyarakat sekitar.