Kendaraan Listrik Bakal Meramaikan Ajang KTT G20 Bali



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Perhelatan puncak KTT G20 di Bali sudah semakin dekat, yakni pada November 2022 mendatang. Sejumlah pelaku usaha otomotif dan transportasi pun menyediakan kendaraan listrik untuk dipakai dalam ajang tersebut.

Salah satunya adalah PT Toyota Astra Motor (TAM) yang kemarin (19/10) secara simbolis telah melakukan serah terima 102 unit mobil listrik Lexus UX300e dan 41 unit Toyota bZ4X kepada Kementerian Sekretariat Negara untuk mendukung mobilitas KTT G20.

Vice President Director Toyota Astra Motor Henry Tanoto menyampaikan, detail terkait pihak-pihak yang bakal menggunakan mobil listrik Toyota akan diserahkan ke Komite G20 Indonesia.


“Posisi unit mobil ini adalah digunakan oleh Komite G20, bukan berupa pembelian ataupun sewa. Rasanya tentu sama saja dengan kendaraan listrik lain yang juga menjadi kendaraan ofisial KTT G20,” ungkap dia, Kamis (20/10).

Baca Juga: Sebanyak 1.452 Unit Kendaraan Listrik Disiapkan buat KTT G20

Selain menyediakan Lexus UX300e dan Toyota bZ4X, TAM juga menyiapkan Ultrafast Charger sebanyak 12 unit di Bali untuk memastikan ekosistem kendaraan listrik selama perhelatan KTT G20 benar-benar memadai. TAM juga membawa Mobile Charger untuk bisa mendukung pengisian baterai mobil listrik selama KTT G20.

Sebelum acara puncak KTT G20, TAM bersama Grup Astra juga sudah terlibat dalam penyediaan infrastruktur penunjang kendaraan listrik dalam rangkaian Presidensi G20, seperti pada acara Trade, Investment, and Industry Workung Group (TIIWG) G20 pada September lalu dan beberapa aktivitas pendukung terkait Presidensi G20 lainnya.

Sementara itu, PT Blue Bird Tbk (BIRD) juga dipastikan akan menyediakan 50 unit taksi e-Bluebird untuk mendukung rangkaian Presidensi G20, termasuk saat acara KTT G20 nanti. “Kami menyediakan e-Bluebird sebagai pilihan peserta G20-B20 baik di Jakarta maupun Bali,” kata Wakil Direktur Utama Blue Bird Adrianto Djokosoetono, Kamis (20/10).

Dalam berita sebelumnya, Blue Bird memesan 50 unit mobil listrik untuk dipakai sebagai armada taksi e-Bluebird. Mobil listrik yang dipesan oleh Blue Bird adalah model BYD E6 dengan kapasitas baterai 80 KWh atau 80.000 watt. Mobil ini memiliki kemampuan jarak tempuh hingga 380 kilometer.

Tak hanya kendaraan roda empat, kendaraan roda dua atau sepeda motor listrik juga dipakai untuk keperluan KTT G20. Dalam hal ini, terdapat layanan ojek motor listrik secara gratis sebagai angkutan penumpang (shuttle) untuk memperlancar mobilitas para delegasi, panitia, serta peserta KTT G20, Bali.

Baca Juga: Ojek Motor Listrik Jadi Angkutan Pengumpan di Kawasan KTT G20

Pada Rabu (19/10) lalu, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi resmi meluncurkan Shuttle Motor Listrik yang diinisiasi oleh Electrum, perusahaan patungan yang didirikan oleh Gojek dan TBS Energi Utama.

Shuttle motor listrik gratis ini tersedia pada halte antar jemput di 5 titik strategis dan 6 titik antar yang terintegrasi dengan layanan bus listrik dari Kemenhub. Para mitra pengemudi ojek motor listrik yang bertugas sudah diberi pelatihan khusus seperti keunggulan layanan, pengenalan kendaraan listrik, hingga kemampuan Bahasa Inggris dasar.

Selain itu, dalam catatan Kontan, PT Astra Honda Motor (AHM) juga menyediakan 20 unit Honda PCX Electric sebagai kendaraan operasional petugas selama persiapan hingga penyelenggaraan KTT G20 November nanti. 

Tak hanya itu, AHM juga menyediakan 5 unit stasiun penukaran baterai untuk mendukung pengisian daya yang memudahkan utilisasi optimal Honda PCX Electric selama digunakan panitia penyelenggara KTT G20.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Handoyo .