Kepala BGN: 97% Anggaran MBG 2027 Akan Digunakan untuk Pos Makanan



KONTAN.CO.ID-JAKARTA. Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono mengungkapkan, sekitar 97% dari anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) tahun 2027 yang dipatok sebesar Rp 240 triliun akan dialokasikan langsung untuk pelaksanaan program makanan. Sementara itu, sekitar 3% sisanya digunakan untuk kebutuhan operasional BGN.

"Rp 240 triliun itu sudah termasuk anggaran untuk operasional BGN-nya. Jadi kalau tidak salah, yang dialokasikan untuk operasional BGN itu sekitar 97%-nya adalah untuk makan, untuk program makannya," ujar Sudaryono kepada awak media usai bertemu Menteri Keuangan, Jumat (28/8/2026).

Baca Juga: Purbaya Sebut Skema Pembayaran Utang Whoosh Akan Dibahas 15 September 2026


Dengan porsi tersebut, sekitar Rp 232,8 triliun dari total anggaran Rp 240 triliun akan digunakan untuk kebutuhan program makanan MBG. Sedangkan sekitar Rp 7,2 triliun dialokasikan untuk kebutuhan operasional BGN.

Sudaryono menjelaskan, anggaran operasional tersebut antara lain digunakan untuk fungsi pengawasan dan monitoring, termasuk pembayaran gaji kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

"Untuk operasional BGN sendiri sebetulnya hanya sekitar 3% dari anggaran itu. Kalau 3% kali Rp 240 triliun sekitar Rp6 triliun, enam koma sekian lah," katanya.

Menurut dia, besarnya porsi anggaran yang diarahkan langsung untuk program makanan menunjukkan bahwa mayoritas anggaran MBG 2027 akan digunakan untuk kebutuhan pelaksanaan program di lapangan.

Baca Juga: 43.805 Pekerja Kena PHK hingga Juli 2026, Begini Penjelasan Kemnaker

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News