KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dinilai membuka peluang usaha baru di daerah, terutama dalam penyediaan fasilitas rantai dingin (cold chain) untuk menjaga kualitas bahan pangan, khususnya protein hewani. Kebutuhan ini menjadi sorotan seiring tantangan distribusi bahan baku MBG ke wilayah di luar Jawa. Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sudaryono, mengatakan ketidakmerataan sumber bahan pangan dan keterbatasan fasilitas cold chain menjadi salah satu tantangan dalam pelaksanaan MBG. Kondisi tersebut terutama dirasakan di wilayah luar Jawa yang memiliki jarak distribusi cukup jauh. Ia mencontohkan, sejumlah titik di Sulawesi pernah mengalami gangguan kesehatan yang dikaitkan dengan bahan baku ayam yang tidak disimpan dalam kondisi dingin. Kondisi tersebut berisiko memicu pertumbuhan bakteri pada bahan pangan.
Kepala BGN Sebut Program MBG Buka Peluang Usaha Cold Chain di Daerah
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dinilai membuka peluang usaha baru di daerah, terutama dalam penyediaan fasilitas rantai dingin (cold chain) untuk menjaga kualitas bahan pangan, khususnya protein hewani. Kebutuhan ini menjadi sorotan seiring tantangan distribusi bahan baku MBG ke wilayah di luar Jawa. Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sudaryono, mengatakan ketidakmerataan sumber bahan pangan dan keterbatasan fasilitas cold chain menjadi salah satu tantangan dalam pelaksanaan MBG. Kondisi tersebut terutama dirasakan di wilayah luar Jawa yang memiliki jarak distribusi cukup jauh. Ia mencontohkan, sejumlah titik di Sulawesi pernah mengalami gangguan kesehatan yang dikaitkan dengan bahan baku ayam yang tidak disimpan dalam kondisi dingin. Kondisi tersebut berisiko memicu pertumbuhan bakteri pada bahan pangan.
TAG: