Kepala Intelijen Garda Revolusi Iran Tewas dalam Serangan Gabungan AS-Israel



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kepala intelijen Garda Revolusi Iran (IRGC) dilaporkan tewas dalam sebuah serangan pada Senin (6/4/2026).

Media Iran menyebut, serangan tersebut sebagai “aksi teroris” yang dilakukan oleh musuh Amerika Serikat (AS) dan Israel, mengutip pernyataan resmi dari IRGC.

Sosok yang tewas adalah Majid Khademi, pejabat yang baru menjabat sebagai kepala organisasi intelijen IRGC sejak 2025.


Ia menggantikan pendahulunya yang juga tewas dalam serangan udara Israel.

Baca Juga: Pemimpin Iran Ali Khamenei Dilaporkan Tewas dalam Serangan AS-Israel, Iran Bantah

Khademi dikenal sebagai figur senior di bidang intelijen dan kontra-spionase. Ia menghabiskan puluhan tahun berkarier di sektor keamanan Iran, dengan berbagai posisi strategis.

Sebelum ditunjuk memimpin intelijen IRGC, ia mengepalai organisasi perlindungan intelijen Garda Revolusi yang bertugas mengawasi keamanan internal dan menangkal aktivitas mata-mata.

Selain itu, Khademi juga pernah menduduki sejumlah jabatan penting di Kementerian Pertahanan Iran, memperkuat pengaruhnya dalam struktur keamanan negara tersebut.

Baca Juga: Garda Revolusi Iran Rombak Hezbollah Usai Perang 2024, Siapkan Kekuatan Baru

Unit intelijen IRGC sendiri merupakan salah satu lembaga keamanan paling kuat di Iran.

Lembaga ini memiliki peran sentral dalam pengawasan domestik, termasuk dalam upaya menghadapi ancaman keamanan dan aktivitas spionase di dalam negeri.