KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Sarimelati Kencana Tbk (
PZZA), pemegang hak waralaba tunggal Pizza Hut di Indonesia, menegaskan bahwa operasional Pizza Hut di Indonesia masih berada di bawah naungan Sarimelati Kencana yang merupakan perusahaan nasional tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) dan mayoritas dimiliki oleh pemegang saham Indonesia. Oleh karena itu, PZZA menyampaikan bahwa Pizza Hut Indonesia berkomitmen untuk tetap bertumbuh di pasar Indonesia menyusul pengumuman Yum! Brands, Inc. mengenai penandatanganan perjanjian definitif terkait peralihan kepemilikan bisnis Pizza Hut di tingkat global. Dalam pengumuman tersebut, Pizza Hut di luar China akan diakuisisi oleh LongRange Capital, sementara bisnis di China akan diakuisisi oleh Yum China dalam transaksi terpisah.
Baca Juga: Pertamina Patra Niaga Perluas Akses Energi Lewat Ekspansi Fasilitas BBM Hingga LPG PZZA menegaskan bahwa transaksi di tingkat prinsipal global tersebut tidak memengaruhi kegiatan operasional maupun layanan Pizza Hut di Indonesia saat ini. Seluruh restoran Pizza Hut Restaurant dan Pizza Hut Delivery (PHD) tetap beroperasi seperti biasa, termasuk layanan kepada pelanggan, hubungan dengan mitra usaha, serta pelaksanaan strategi bisnis perusahaan. Selain itu, PZZA memastikan bahwa perjanjian waralaba yang dimiliki perusahaan tetap berlaku; tidak terdapat perubahan pada struktur kepemilikan, pengendalian, maupun status PZZA sebagai perusahaan publik yang tercatat di BEI; serta hubungan kerja, dukungan operasional, dan interaksi sehari-hari dengan prinsipal global tetap berjalan seperti saat ini selama proses transisi berlangsung. Beberapa kuartal terakhir, PZZA terus menunjukkan kinerja yang positif di Indonesia. PZZA sukses mencatat enam kuartal berturut-turut profit sejak kuartal IV-2024 yang menandai semakin kuatnya momentum
turnaround bisnis. President Director & Chief Executive Officer PZZA, Boy Lukito menyampaikan, pihaknya menyambut baik langkah strategis yang diambil oleh Yum! Brands sebagai bagian dari upaya memperkuat posisi Pizza Hut secara global. Bagi Pizza Hut Indonesia, kinerja bisnis dan operasional tetap menunjukkan tren yang positif dalam beberapa kuartal terakhir. "Kami akan terus berkoordinasi dengan prinsipal selama masa transisi ini dan tetap fokus pada pelaksanaan strategi pertumbuhan di Indonesia, sekaligus memastikan layanan terbaik bagi pelanggan di seluruh Indonesia," ungkap dia dalam keterangan resmi, Jumat (19/6/2026).
Lebih lanjut, PZZA menyambut positif masuknya LongRange Capital sebagai pemilik baru Pizza Hut untuk pasar global di luar China. Berdasarkan pernyataan resmi prinsipal global, LongRange Capital memiliki pendekatan yang berfokus pada penguatan operasional, pengalaman pelanggan, serta pertumbuhan jangka panjang, termasuk melalui kemitraan yang erat dengan manajemen dan franchisee di seluruh dunia. Dengan dukungan lebih dari 10.000 karyawan di 36 provinsi serta pengalaman lebih dari empat dekade di Indonesia, PZZA akan terus menjalankan agenda pertumbuhan bisnis secara disiplin dan berkelanjutan, sekaligus mempertahankan posisi Pizza Hut sebagai salah satu perusahaan industri restoran di Indonesia. Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News