KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga saham PT Mitra Adiperkasa Tbk (
MAPI) ditutup melemah 5.03% di level Rp 1.605 per saham. Ini menjadi koreksi setelah dalam sebulan saham MAPI masih menguat 4,56%. Pada Kamis (6/8/2026), MAPI mengumumkan perubahan struktur kepemilikan saham. Ini karena Pacific Universal Investments Pte. Ltd. melaporkan penurunan porsi kepemilikan sahamnya. Direktur Pacific Universal Investments, Zoee Ho Ziwei dalam keterbukaan informasi di BEI pada Kamis (6/8/2026) mengungkapkan kepemilikan saham Pacific Universal Investments atas saham MAPI turun dari sebelumnya 87,24% menjadi 57,24%.
Penurunan tersebut terjadi setelah jumlah saham MAPI yang dimiliki Pacific Universal Investments berkurang sebanyak 4.980.000.000 saham, dari semula 14.481.151.902 saham menjadi 9.501.151.902 saham.
Baca Juga: IHSG Melesat ke 6.409, Waspadai Volatilitas Rebalancing MSCI & FTSE Meski mengalami pengurangan kepemilikan, Pacific Universal Investments tetap berstatus sebagai pemegang saham pengendali PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI). Perubahan kepemilikan tersebut merupakan bagian dari rangkaian penyelesaian transaksi Penawaran Tender Wajib alias Mandatory Tender Offer (MTO) atas saham MAPI yang efektif dilaksanakan pada 3 Agustus 2026. Dalam transaksi ini, PUI merupakan perusahaan induk yang sebelumnya mengendalikan proses investasi di MAPI. PUI memiliki anak perusahaan yang dimiliki 100%, yaitu Pacific Samudra Investment Pte. Ltd. Pacific Samudra kemudian menjadi salah satu pihak dalam struktur kepemilikan Samudra (Investment) Pte. Ltd. (SIPL). Sebelum perubahan terbaru, Pacific Samudra memiliki 51 saham SIPL atau setara 51% kepemilikan, sementara 49% saham SIPL dimiliki oleh dana investasi yang dikelola atau mendapatkan nasihat dari CVC Capital Partners plc beserta entitas anaknya (CVC Funds). Sesuai dengan Pernyataan Penawaran Tender Wajib tanggal 17 Juni 2026, CVC Funds menyediakan seluruh pendanaan yang diperlukan SIPL untuk memenuhi kewajiban dalam pelaksanaan MTO. Setelah penyelesaian MTO, Pacific Samudra kemudian mengalihkan seluruh kepemilikan 51 sahamnya di SIPL kepada CVC Funds dengan nilai US$ 51. Dengan demikian, CVC Funds kini memiliki 100% kepemilikan atas SIPL. Pengalihan saham tersebut bukan merupakan transaksi repo (repurchase agreement), sementara laporan kepemilikan saham mencakup kepemilikan secara langsung maupun tidak langsung. Secara terpisah, MAPI menyampaikan SIPL telah melaporkan perubahan kepemilikan saham kepada perseroan. Corporate Secretary MAPI, Eva Andrianie, melalui surat bernomor L104-CS/EA/MAPI/E019/KI-SIPL/0826 tertanggal 6 Agustus 2026, menyampaikan bahwa perseroan telah menerima tembusan laporan perubahan kepemilikan saham dari SIPL. Dalam laporan tersebut, SIPL tercatat sebagai pemegang saham yang menguasai 30% dari total saham yang diterbitkan oleh MAPI. Dengan struktur baru ini, kepemilikan MAPI sebagai berikut di mana PUI memegang 57,24% dan kepemilikan melalui SIPL sebesar 30%, sementara sisanya berada pada pemegang saham publik dan pihak lainnya.
Baca Juga: JFX Catatkan Nilai Transaksi Rp 3.268 Triliun Sepanjang Juli Manajemen MAPI menyatakan perubahan struktur kepemilikan tersebut tidak memberikan dampak negatif terhadap kegiatan operasional, kondisi keuangan, aspek hukum, maupun keberlangsungan usaha perseroan. Adapun dalam struktur kepemilikan tidak langsung, PUI merupakan entitas yang dimiliki 100% oleh Pacific Universal Holdings Limited (PUHL). Selanjutnya, PUHL dimiliki oleh Unity Global Holdings Limited (UGHL) sebesar 60%, Prime Global Holdings Limited sebesar 20%, dan Aura Global Holdings Limited sebesar 20%. Sementara UGHL dimiliki sepenuhnya oleh Michelle Liem Mei Fung. Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News