KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Kereta Api Indonesia (Persero) melayani 1.613 pelanggan Kereta Panoramic selama 12 hari dioperasikan sejak 24 Desember 2022. Adapun rata-rata okupansi Kereta Panoramic telah mencapai 85% per hari. “KAI melihat, antusiasme masyarakat yang tinggi dikarenakan jenis kereta ini merupakan yang pertama kali ada di Indonesia,” kata VP Public Relations KAI Joni Martinus dalam siaran pers, Jumat (6/1). Dia menambahkan, kereta Panoramic dirangkaikan dengan KA Taksaka Tambahan relasi Gambir-Yogyakarta pulang pergi. Kereta Panoramic merupakan kereta dengan spesifikasi khusus untuk menikmati panorama di sepanjang perjalanan. Kaca Kereta Panoramic didesain khusus untuk tahan pecahan dan panas.
Desain kaca Kereta Panoramic juga menggunakan tipe duplex tempered. Hal ini dipastikan tidak akan membahayakan penumpang yang di dalam lantaran kaca tersebut tidak mudah berlubang. Jika kaca mengalami tekanan kuat, bentuknya hanya berupa retakan sehingga aman bagi penumpang. Baca Juga: Rencana Pembangunan Bandara VVIP di IKN Masih dalam Pembahasan Kaca tipe ini juga dapat menahan panas cahaya dari luar sehingga penumpang tidak akan merasakan silau dan panas. Kereta juga didukung dengan AC dengan kapasitas khusus untuk pengaturan suhu yang optimal. “KAI Group akan terus melakukan evaluasi pada berbagai layanan kereta Panoramic agar dapat memberikan pelayanan yang lebih baik bagi seluruh pelanggan,” ujar Joni. Sebagai informasi tambahan, sampai dengan 5 Januari 2023, total tiket KA Jarak Jauh yang telah terjual untuk masa Angkutan Nataru (22 Desember 2022 hingga 8 Januari 2023) yaitu sebanyak 2 juta tiket atau sekitar 87% dari kapasitas yang KAI sediakan sebanyak 2,4 juta tempat duduk.