Kerjasama di Sektor Gula dengan Guangxie Bakal Untungkan Indonesia



JAKARTA. Peluang kerjasama antara Guangxie dan Indonesia di sektor gula sangat terbuka. Guangxie yang terletak di China bagian selatan memiliki cuaca yang hampir sama dengan Indonesia. Sehingga pola-pola lingkungannya memiliki banyak kesamaan. "Ini sangat menguntungkan kalau kita bisa mengajak mereka membangun fasilitas produksi di Indonesia," kata Direktur Industri Logam Kementerian Perindustrian I Gusti Putu Suryawirawan. Investor Quangxie yang dikoordinir oleh pemerintah Quangxie dalam hal ini adalah Departemen Perdagangan Guangxie memang telah menyatakan minatnya untuk berinvestasi di sektor industri gula. Saat ini mereka sedang melakukan penjajakan dengan mencari lahan di Indonesia seluas 10.000 ha. Untuk lahan ini, pemerintah Indonesia menawarkan lokasi lahan di Papua. Sayangnya, investor asal Guangxie ini tidak berminat. Alasannya, infrastrukturnya belum memadai, sehingga mereka masih terus mencari alternatif lahan lain. Selain investasi di sektor industri gula, Ketua Harian Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Komite Tiongkok Didi Darwis mengatakan, Guangxie juga sangat berminat untuk masuk ke sektor pertanian dan hortikultura. "Mereka tertarik untuk berinvetasi di industri lem dengan bahan baku getah pinus," tambah Didi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Editor: