Kerusuhan Usai Tewasnya “El Mencho”, Empat Laga Sepak Bola Meksiko Ditunda



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Empat pertandingan sepak bola di Meksiko ditunda menyusul pecahnya gelombang kekerasan di sekitar Guadalajara, salah satu kota tuan rumah Piala Dunia 2026, setelah pemimpin kartel narkoba Nemesio Oseguera, alias “El Mencho”, tewas dalam operasi militer pada Minggu (22/2/2026).

Oseguera (60), yang dikenal sebagai otak di balik kartel kuat Jalisco New Generation Cartel (CJNG), meninggal dunia dalam tahanan setelah mengalami luka dalam operasi pasukan khusus di pesisir Pasifik negara bagian Jalisco, menurut kementerian pertahanan Meksiko.

Baca Juga: Bursa Australia Ditutup Turun Senin (23/2) di Tengah Kekhawatiran Tarif AS


Liga Meksiko melalui media sosialnya mengumumkan dua laga kasta tertinggi yang dijadwalkan berlangsung Minggu ditunda tanpa batas waktu, yakni Querétaro vs Juárez FC di liga pria serta Chivas vs América di liga wanita.

Selain itu, dua pertandingan divisi dua yang juga dijadwalkan digelar pada hari yang sama turut dibatalkan, berdasarkan laporan media lokal.

Tim nasional Mexico national football team dijadwalkan menghadapi Iceland national football team dalam laga persahabatan pada Rabu di Stadion Corregidora, Querétaro. Hingga kini belum ada pengumuman resmi terkait perubahan jadwal laga tersebut.

Sementara itu, penyelenggara Mexican Open di Acapulco memastikan turnamen tenis putra tetap dimulai sesuai jadwal pada Senin dengan penerapan protokol keamanan yang telah ditetapkan.

Turnamen Merida Open untuk kategori putri juga dijadwalkan tetap berlangsung.

Baca Juga: Korea Selatan dan Brasil Sepakat Memperluas Kerja Sama Sektor Mineral dan Perdagangan

Jalan Raya Diblokir, Penerbangan Disetop

Setelah kabar kematian “El Mencho” beredar, kelompok yang diduga anggota kartel melakukan blokade jalan raya menggunakan kendaraan yang dibakar serta membakar sejumlah bisnis di lebih dari enam negara bagian. Tidak ada laporan korban sipil dalam insiden tersebut.

Di destinasi wisata pantai populer Puerto Vallarta, wisatawan melaporkan kepulan asap hitam membubung di sekitar teluk melalui unggahan media sosial.

Sejumlah maskapai, termasuk Air Canada, United Airlines, Aeromexico, dan American Airlines, menghentikan sementara penerbangan menuju wilayah tersebut.

Guadalajara sendiri merupakan salah satu kota tuan rumah FIFA World Cup 2026, sehingga eskalasi keamanan ini menjadi sorotan menjelang perhelatan sepak bola terbesar dunia tersebut.

Selanjutnya: Emiten Berbondong-Bondong Gelar Rights Issue, Ini Penyebabnya!

Menarik Dibaca: Harga Emas Dunia Lanjut Naik di atas US$ 5.100, Terpicu Tarif AS