KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Keseimbangan primer dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2023 mencatatkan surplus Rp 92,2 triliun. Surplus ini terjadi kembali terjadi sejak 10 tahun terakhir yakni pada 2012. Analis Senior Indonesia Strategic and Economic Action Institution, Ronny P Sasmita menyampaikan, keseimbangan primer ini mengindikasikan pemerintah tidak lagi membayar bunga utang dengan menambah utang baru. Menurutnya, keseimbangan primer bisa surplus karena penurunan defisit APBN 2023, dari yang semula direncanakan sekitar 2,84% dari Produk Domestik Bruto (PDB) dalam APBN 2024 dan 2,27% dalam Perpres 75/2023.
Keseimbangan Primer APBN 2023 Catatkan Surplus, Ini Kata Ekonom
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Keseimbangan primer dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2023 mencatatkan surplus Rp 92,2 triliun. Surplus ini terjadi kembali terjadi sejak 10 tahun terakhir yakni pada 2012. Analis Senior Indonesia Strategic and Economic Action Institution, Ronny P Sasmita menyampaikan, keseimbangan primer ini mengindikasikan pemerintah tidak lagi membayar bunga utang dengan menambah utang baru. Menurutnya, keseimbangan primer bisa surplus karena penurunan defisit APBN 2023, dari yang semula direncanakan sekitar 2,84% dari Produk Domestik Bruto (PDB) dalam APBN 2024 dan 2,27% dalam Perpres 75/2023.