KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Dolar Australia (AUD) melemah lebih lanjut menjadi sekitar US$ 0,685, turun untuk sesi ketujuh berturut-turut hingga mencapai titik terendah sejak 23 Januari 2026. Ini karena kenaikan tajam harga energi di tengah ketegangan Timur Tengah yang berkelanjutan mengaburkan prospek ekonomi global dan mendorong investor memburu dolar AS sebagai safe haven. Dolar Australia juga turun 2,1% pekan lalu, kinerja mingguan terburuknya sejak April 2025, dan sekarang berada di jalur penurunan bulanan sekitar 3,8%, penurunan paling tajam sejak Desember 2024. Harga minyak terus naik karena konflik di Iran memasuki minggu kelima, dengan serangan baru di kawasan tersebut meningkatkan risiko terhadap pasokan energi global.
Ketegangan Timur Tengah Picu Pelemahan AUD, Apa Langkah RBA Selanjutnya?
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Dolar Australia (AUD) melemah lebih lanjut menjadi sekitar US$ 0,685, turun untuk sesi ketujuh berturut-turut hingga mencapai titik terendah sejak 23 Januari 2026. Ini karena kenaikan tajam harga energi di tengah ketegangan Timur Tengah yang berkelanjutan mengaburkan prospek ekonomi global dan mendorong investor memburu dolar AS sebagai safe haven. Dolar Australia juga turun 2,1% pekan lalu, kinerja mingguan terburuknya sejak April 2025, dan sekarang berada di jalur penurunan bulanan sekitar 3,8%, penurunan paling tajam sejak Desember 2024. Harga minyak terus naik karena konflik di Iran memasuki minggu kelima, dengan serangan baru di kawasan tersebut meningkatkan risiko terhadap pasokan energi global.
TAG: